Kamis, 30 April 2026

Salam

Pelajaran Berkoalisi untuk Partai Politik

Isu perombakan Kabinet Indonesia Maju (KIM) terus digemakan, terutama oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

Tayang:
Editor: bakri
Istimewa via Tribunnews
Ujang Komarudin 

Karena itu Jokowi tentu tidak suka, tidak senang dengan kondisi tersebut.

Ketidaksukaan Jokowi itulah yang kemudian berpotensi terdepaknya dua menteri dari Partai Nasdem.

Ditambah lagi, PDIP, selaku partai yang membesut Jokowi terasa sekali merongrong supaya reshuffle segera dilakukan.

Maka, menurut sang pengamat, jika benar-benar dua menteri Nasdem didepak dari kabinet, jelas bahwa reshuffle kali ini dilakukan atas dasar politik.

Faktor kinerja menteri tak dipertimbangkan.

"Ini pure karena politik, bukan berbasis kinerja.

Kalau berbasis kinerja ya banyak menteri yang akan terkena reshuffle karena kinerjanya yang babak belur," kata Ujang.

Di sisi lain, kita melihat ini harus menjadi pelajaran bagi partai-partai yang akan melakukan koalisi.

Perjanjian atau komitmennya tidak boleh samar-samar.

Hak dan keajiban sebagai anggota koalisi juga harus jelas dan tegas, sebab memang tak mungkin ada koalisi sepanjang masa.

Situasi politik dinamis atau berubah-ubah.

Partai berkuasa juga berubah-ubah.

Nah?!

Baca juga: Kala Jokowi Tersenyum Ditanya Soal Reshuffle Menteri: Clue-nya Adalah

Baca juga: Isu Reshuffle Kian Menguat, Siapa Saja Sosok yang Dinilai Berpotensi Masuk Kabinet Menjadi Menteri

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved