Berita Bireuen
Disdikbud Bireuen Larang Permainan Lato Lato di Sekolah, Dianggap Membahayakan dan Ganggu PBM
Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 425.1/114 yang mulai berlaku mulai tanggal 9 Januari 2023.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen mengeluarkan surat edaran terkait maraknya permainan lato lato, Senin (9/1/2023).
Isi surat edaran itu adalah melarang siswa membawa permainan lato lato ke lingkungan sekolah.
Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 425.1/114 yang mulai berlaku mulai tanggal 9 Januari 2023.
Hal tersebut disampaikan Kadisdikbud Bireuen, Muhammad Al-Muttaqin, SPd, MPd kepada Serambinews.com, sambil memperlihatan surat edaran tersebut dan sudah disebarluaskan kepada para kepala sekolah.
Dijelaskan Kadisdikbud, surat edaran tersebut ditujukan kepala UPTD Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Bireuen.
Dalam surat tersebut pihaknya melarang siswa siswi membawa alat permainan lato lato ke lingkungan satuan pendidikan yang ada di Bireuen.
Baca juga: VIDEO Sejarah Lato-lato, Permainan yang Sedang Viral di Indonesia
Alasannya, karena benda tersebut rentan pecah dan putus tali sehingga dikhawatirkan dapat menyebabkan cedera bagi yang bermain maupun teman didekatnya.
Diakui Muttaqin, permainan lato lato belakangan ini memang sangat digandrungi masyarakat, khususnya anak-anak.
Namun demikian, pihaknya tetap tegas melarang para murid membawa alat permainan lato lato di lingkungan sekolah.
“Dengan pertimbangan agar siswa lebih fokus mengikuti kegiatan belajar mengajar,” beber Kadisdikbud Bireuen.
Al-Muttaqin juga meminta pihak sekolah untuk memeriksa barang bawaan murid dalam tas.
Jka ditemukan lato lato langsung diamankan dan dikembalikan kepada orang tua murid serta mensosialisasikan surat edaran tersebut kepada wali murid.
Baca juga: Ternyata Ini Asal-usul Nama Lato-lato Permainan yang Sedang Viral, Sudah tahu?
Kepada orang tua murid, harap Al-Muttaqin, untuk dapat memberi pengertian kepada anaknya supaya tidak membawa lato lato ke sekolah karena dapat mengganggu aktivitas pembelajaran di sekolah.
Pada dasarnya, urai Muhammad Al-Muttaqin, Disdikbud Bireuen tidak melarang anak-anak bermain lato lato yang belakangan ini begitu viral.
“Tapi tetap tidak membenarkan alat permainan lato lato dibawa ke sekolah,” tukas Kadisdikbud.
"Dengan alasan apa pun, lato lato tidak boleh dibawa ke sekolah," tegasnya.(*)
Faperta UNIKI Bireuen Kerja Sama dengan FKA untuk Kembangkan Kakao di Aceh |
![]() |
---|
Polda Aceh Serahkan 2 Tersangka Tramadol ke Kejari Bireuen, BB dari Jakarta Hendak Diedar di Matang |
![]() |
---|
KLHK Lakukan Penilaian Adipura dan TPA di Bireuen, Sambangi 18 Titik Ini |
![]() |
---|
Demi Beras Murah, Ratusan Warga Gandapura Rela Panas-panasan Antri Panjang |
![]() |
---|
Puluhan Lansia Rambong Payong Bireuen Kembali Belajar di Sekolah Mutiara Senja |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.