Breaking News

Nasib Tragis Bocah SD di Makassar, Diculik dan Dibunuh Dua Remaja, Pelaku Berencana Jual Organ Tubuh

Namun, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa terbungkus plastik hitam dengan kaki terikat di bawah jembatan Jl Inspeksi Waduk Nipa-nipa.

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Polrestabes Makassar merilis kasus Motif pembunuhan berencana terhadap bocah 11 tahun MFS alias Dewa yang berlangsung di Kantor Polrstabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Selasa (10/1/2023) sore. 

Malam kian larut, Dewa tak jua muncul.

Sang ayah, Karmin (38), mulai khawatir, panik memikirkan keberadaan anak kedua dari dua anaknya.

Senin (9/1/2023), saat Dewa masih belum muncul, berita hilangnya Dewa tersebar.

Pihak keluarga bahkan membuat info anak hilang disertai foto Dewa di media sosial.

Resmob Polsek Panakkukang yang turun tangan, akhirnya menemukan keberadaan bocah tersebut.

Namun, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa terbungkus plastik hitam dengan kaki terikat di bawah jembatan Jl Inspeksi Waduk Nipa-nipa.

Usai divisum di RS Bhayangkara, Makassar, jenazah Dewa dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan, Selasa sore.

"Baik sekali itu anak kasihan. Sopan anaknya, kalau lewat pasti menyapa. Begitu juga kalau disuruh, langsung dia lakukan. Rajin’ki," ucap salah satu tetangga Dewa, Samsiah (50).

Sepengetahuan Samsiah, Dewa lahir dan besar di rumah neneknya yang dia tinggali saat ini.

Pada umur lima tahun, Dewa ditinggal ibunya yang merantau ke Malaysia hingga saat ini.

"Ibunya di Malaysia merantau, jadi Dewa tinggal sama bapaknya di rumah neneknya," ujarnya.

"Kalau bapaknya (Dewa) itu, kadang jadi buruh bangunan, kadang juga bentor," ucap Samsiah.

Karena kondisi itu, Dewa kecil pun berusaha mencari penghasilan sendiri dengan menjadi juru parkir setiap pulang sekolah.

"Kalau pulang sekolah dia ke sana (minimarket) parkir, parkir, biasa sampai malam," tutur Samsiah.

Karmin mengakui jika putranya itu menjadi juru parkir untuk memenuhi kebutuhan jajannya di sekolah.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved