Berita Aceh Besar

Teroris bukan Sekadar Teori Konspirasi, Cerita Mantan Teroris Aceh Bergabung dengan ISIS

Mantan teroris Aceh yang sempat bergabung dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), Muhammad Aulia dan Muhammad Zikir

Editor: bakri
SERAMBI FM/ILHAM
Dari kiri ke kanan, Ketua Yayasan API dan Foreign Terrorism Fighter, Muhammad Aulia SPdI, Eks Napiter Deportan Afiliasi ISIS, Muhammad Zikir, dan Dosen FSH UIN Ar-Raniry Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, saat menjadi narasumber di Radio Serambi FM 90.2, Jumat (13/1/2023). Acara dipandu host Iska Novita. 

Sementara untuk faktor non-ideologi, Aulia mengungkapkan bisa berkaitan dengan ketidakadilan dalam hukum, pembangunan dan ekonomi.

“Semua itu jadi pendukung seseorang menjadi terorisme.

Jadi selain karena adanyanya motivasi dari sejak awal, juga ditambah dengan tidak adanya perhatian semua pihak mengontrol masalah ini,” jelasnya.

Napiter Deportan Afiliasi ISIS, Muhammad Zikir juga mengungkapkan hal yang sama.

Keprihatinan terhadap isu-isu kemanusiaan yang berkembang di Timur Tengah, khususnya di Suriah, menjadi motivasi utama seseorang untuk bergabung dengan ISIS.

Ia bercerita, pada 2014-2015 lalu, perkembangan isu kemanusiaan di Timur Tengah sangat booming.

Saat itu, ada satu kelompok perlawanan yang dinamakan ISIS, dibentuk untuk melawan pemerintahan Bashar Al Assad.

Pihaknya beranggapan Bashar Al Assad ini menindas atau mengintimidasi muslim-muslim sunni sebagai minoritas.

Ditambah lagi dengan video-video propaganda, artikel, hingga seruan dari ulama, sehingga yang terjadi kemudian kehilangan kontrol.

“Rasionalitas dalam berpikir itu tidak ada lagi.

Yang kita kedepankan emosional," ungkap Zikir.

Tahun 2019, Zikir bersama teman-temannya melakukan konsolidasi untuk berangkat ke Afghanistan.

Namun mereka tertahan di bandara Thailand.

Setelah diintrogasi, mereka dikembalikan ke Indonesia untuk menjalani hukuman.

Zikir juga mengingatkan bahwa teroris itu benar-benar ada, bukan sekadar teori konspirasi.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved