Ketahanan Pangan
Target Tanam Padi MT Rendeng Aceh 148.419 Hektare, Tiga Bulan Realisasi 82.555 Hektare
Kepada rekanan yang sedang bekerja memperbaiki jaringan irigasi di daerah, seperti
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Herianto l Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh menyatakan, target tanam padi Aceh, pada musim tanam rendeng (Oktober 2022 – Maret 2023) sekitar 148.419 hektare, dengan target produksi 890.514 ton, untuk peningkatan pendapatan petani dan kurangi angka kemiskinan di desa.
Realisasi tanamnya, hingga minggu kedua Januari sudah mencapai 82.555 hektare, atau sebesar 55,62 persen.
“Sisa target yang belum di tanam seluas 65.864 hektar, akan dikejar mulai minggu ketiga Januari sampai akhir Maret 2023 mendatang," kata Kadistanbun Aceh, Ir Cut Huzaimah MP yang didampingi Kabid Produksinya, Syafrizal kepada Serambinews.com, Rabu (18/2/2023) di Banda Aceh.
• Padi Kekeringan dan Terancam Puso, Puluhan Petani di Aceh Utara Shalat Minta Turun Hujan
Cut Huzaimah mengatakan, angka realisasi tanam padi rendeng masih tergolong rendah pada minggu kedua Januari ini, salah satu faktornya, masih banyak daerah yang sudah tanam padi, tapi belum melaporkan realisasi tanam padinya ke Distanbun Aceh.
Dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh, yang memprogramkan tanam padi, pada musim tanam padi rendeng 2022/2023 ini, yang realisasi tanam padinya sudah melampaui target MT Rendeng 2023, sebut Cut Huzaimah, baru dua kabupaten. Pertama Aceh Barat, target tanam padi rendengnya seluas 10.153 hektare, realisasi tanamnya sudah mencapai seluas 11.971 hektar, atau sebesar 117 persen.
Kedua Nagan Raya, target tanam padi rendengnya seluas 3.035 hektar, realisasi tanamnya sudah mencapai sebesar 125 persen, atau seluas 3.795 hektare.
• Program Pengadaan Benih Padi & Jagung Senilai Rp 1,7 M Gagal Tender, LIRA Sorot Kinerja Distan Agara
Target tanam padi rendeng terluas tahun ini, ungkap Cut Huzaimah, ada di Kabupaten Pidie mencapai seluas 22.221 hektare, tapi realisasi tanam padinya baru seluas 13,498 hektare.
Kemudian Aceh Besar target tanam padinya seluas 21.423 hektare realisasi tanamnya baru seluas 14.498 hektare. Selanjutnya Aceh Utara seluas 18.490 hektare, realisasi tanamnya baru seluas 7.901 hektare.
Selain tiga daerah tersebut di atas, lanjut Safrizal, masih ada beberapa daerah lainnya, yang target tanam padi rendengnya luas yaitu Aceh Timur mencapai 16.408 hektare, realisasi tanamnya baru 6.488 hektar. Bireuen target tanam padinya seluas 11.067 hektare, realisasi tanamnya baru seluas 4.190 hektare.
Aceh Tamiang target tanam padinya seluas 7.763 hektare, realisasi tanamnya baru seluas 5.969 hektare, Pidie Jaya target tanamnya seluas 6.878 hektare realisasi tanamnya seluas 4.062 hektare. Simeulue target tanam padinya seluas 4.058 hektare, realisasi tanamnya baru seluas 1.390 hektare.
Safrizal mengatakan, pihaknya sangat optimis target tanam padi rendeng 2022/2023 seluas 148.419 hektar itu bisa tercapai. Alasannya, menurut laporan penyuluh pertanian di daerah, banyak kelompok tani yang sudah menanam padi rendeng, mereka melaporkan realisasi tanam padinya kepada Penyuluh Pertanian di Kecamatan.
Kecuali itu, pada musim tanam padi rendeng ini, pemerintah ada membuat program tanam padi khusus, yang diikuti pemberian pupuk dan bibit padi. Misalnya Program Gepeuaman, yang anggarannya bersumber dari APBA 2023, target tanamnya sekitar 1.500 hektare. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi gabah, pendapatan petani dan kurangi angka kemiskinan di desa, yang perbedaan angka kemiskinan dengan masyarakat kota, cukup besar.
Selanjutnya pengembangan padi hibrida, yang juga anggarannya bersumber dari APBA, target tanamnya 5.000 hektare, pengembangan padi kaya gizi, anggarannya bersumber dari APBN, target tanamnya seluas 3.000 hektare, pengembangan tanaman padi hibrida dari pusat seluas 200 hektar dan banyak program lainnya, yang tujuannya sama dengan yang di atas.
"Kenapa kami optimis, realisasi tanaman padi rendeng bisa mencapai target karena petani padi memperhitungkan harga gabah (padi) pada saat panen nanti akan tinggi, karena pengaruh kenaikan harga pangan dunia," kata Syafrizal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/padi-6262i2.jpg)