Rabu, 27 Mei 2026

Internasional

Pembunuh Tentara Israel Dibebaskan Usai Dipenjara 40 Tahun, Bendera Palestina Berkibar

Seorang pria pembunuh tentara Israel akhirnya dibebaskan dari penjara seusai mendekam selama 40 tahun pada Kamis (19/01/2023).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/AHMAD GHARABLI
Maher Younis (kanan), berbicara di ponsel saat berdiri di samping sepupunya Karim Younis (tengah), setelah dibebaskan dari penjara Israel di Kota Arara, Israel utara, Kamis (19/01/2023). 

SERAMBINEWS.COM, RAMALLAH - Seorang pria pembunuh tentara Israel akhirnya dibebaskan dari penjara seusai mendekam selama 40 tahun pada Kamis (19/01/2023).

Israel langsung mengeluarkan peringatan tidak akan mentolerir perayaan yang mengagungkan teror atas pembebasan Maher Younis, pria keturunan Arab-Israel tersebut.

Maher Younis dibebaskan dari penjara Beersheba di Israel selatan, kata Klub Tahanan Palestina.

Kantor Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengatakan pembunuh teroris Maher Younis dibebaskan dari penjara pagi ini, seperti dilansir AFP.

Younis dihukum pada tahun 1983 atas pembunuhan tentara Israel Avraham Bromberg tahun 1980 di Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

Hukuman matinya diubah menjadi hukuman penjara 40 tahun.

Baca juga: 40 Negara Anggota PBB Desak Israel Cabut Sanksi Hukuman dan Sanksi ke Palestina

Dia mengaku bangga atas tindakannya saat disambut oleh ratusan pendukung yang merayakan dengan mengibarkan bendera Palestina.

Pembebasannya terjadi dua minggu setelah sepupunya Karim Younis dibebaskan setelah menjalani hukuman penjara yang sama untuk pelanggaran yang sama.

Kantor Ben-Gvir mengatakan menteri telah menginstruksikan polisi untuk bertindak tegas.

Bahkan, bertekad melawan fenomena teror dan dukungan untuk teror yang terjadi minggu lalu di Ara selama kepulangan sepupunya.

"Mengibarkan bendera teror dan meneriakkan teroris sebagai pahlawan merupakan tindakan ilegal," kata kantor Ben-Gvir.

"Jadi polisi diinstruksikan untuk mencegahnya dan jika itu terjadi, segera bubarkan," tambahnya.

Baca juga: Tentara Israel Tembak Mati Pejuang Palestina, Sempat Terjadi Bentrokan Bersenjata di Tepi Barat

Younis merupakan anggota minoritas Arab-Israel, banyak di antaranya diidentifikasi sebagai warga Palestina.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved