Eks Panglima GAM Ayah Merin Minta Maaf ke Masyarakat Aceh, Ditahan KPK Selama 20 Hari
Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Izil Azhar yang dipanggil Ayah Merin meminta maaf kepada masyarakat Aceh.
Sejak turun dari mobil hingga digiring masuk, Izil berjalan menunduk. Ia tak mau menanggapi satupun pertanyaan wartawan kecuali hanya melambaikan tangan sebagai tanda menolak memberikan jawaban.
Izil Azhar ditetapkan sebagai tersangka dugaan gratifikasi pembangunan Dermaga Sabang yang dibiayai APBN 2006-2011.
Ia disebut sebagai orang kepercayaan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Mereka diduga menerima gratifikasi Rp 32 miliar.
Menurut laporan, Izil dulunya sempat berdinas di Korps Marinir TNI Angkatan Laut, tetapi kemudian membelot dan bergabung dengan GAM.
Maka dari itu, dia dijuluki Ayah Merin (Marines) oleh para anggota GAM, yang merupakan bahasa Inggris dari Korps Marinir.
Baca juga: Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar, Amankan 6,2 Ton Solar di Aceh Jaya
Baca juga: 3 Tahun Menduda, Dahnil Anzar Simanjuntak Segera Menikah Lagi dengan Muna Soraya Putri
Baca juga: Kronologi Boat Terbalik Membawa 12 Penumpang di Lhokseumawe, 1 Meninggal, 7 Kritis
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditahan KPK, Eks Panglima GAM Izil Azhar Minta Maaf ke Warga Aceh"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Izil-Azhar-alias-Ayah-Merin-saat-tiba-di-Gedung-KPK.jpg)