Senin, 27 April 2026

Eks Panglima GAM Ayah Merin Minta Maaf ke Masyarakat Aceh, Ditahan KPK Selama 20 Hari

Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Izil Azhar yang dipanggil Ayah Merin meminta maaf kepada masyarakat Aceh.

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas menggiring buronan Izil Azhar alias Ayah Merin saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/1/2023). Izil Azhar yang merupakan mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan juga DPO KPK sejak akhir November 2018 itu ditangkap tim gabungan Polda Aceh dan KPK di kawasan Banda Aceh terkait kasus dugaan gratifikasi pembangunan Dermaga Sabang yang dibiayai APBN 2006-2011 senilai Rp 32,4 miliar. 

Sejak turun dari mobil hingga digiring masuk, Izil berjalan menunduk. Ia tak mau menanggapi satupun pertanyaan wartawan kecuali hanya melambaikan tangan sebagai tanda menolak memberikan jawaban.

Izil Azhar ditetapkan sebagai tersangka dugaan gratifikasi pembangunan Dermaga Sabang yang dibiayai APBN 2006-2011.

 Ia disebut sebagai orang kepercayaan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Mereka diduga menerima gratifikasi Rp 32 miliar.

Menurut laporan, Izil dulunya sempat berdinas di Korps Marinir TNI Angkatan Laut, tetapi kemudian membelot dan bergabung dengan GAM.

Maka dari itu, dia dijuluki Ayah Merin (Marines) oleh para anggota GAM, yang merupakan bahasa Inggris dari Korps Marinir.

 

Baca juga: Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar, Amankan 6,2 Ton Solar di Aceh Jaya

Baca juga: 3 Tahun Menduda, Dahnil Anzar Simanjuntak Segera Menikah Lagi dengan Muna Soraya Putri

Baca juga: Kronologi Boat Terbalik Membawa 12 Penumpang di Lhokseumawe, 1 Meninggal, 7 Kritis

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditahan KPK, Eks Panglima GAM Izil Azhar Minta Maaf ke Warga Aceh"

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved