Selasa, 19 Mei 2026

Internasional

Vladimir Putin Secara Pribadi Sempat Mengancam Akan Membunuh Boris Johnson Dengan Rudal

Presiden Rusia Vladimir Putin secara pribadi sempat mengancam bunuh Boris Johnson dengan serangan rudal.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Boris Johnson saat masih sebagai Perdana Menteri Inggris menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Kiev, Ukraina. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Presiden Rusia Vladimir Putin secara pribadi sempat mengancam bunuh Boris Johnson dengan serangan rudal.

Tetapi, sebelum Putin memerintahkan pasukan Rusia ke Ukraina, klaim mantan perdana menteri Inggris itu.

Ancaman nyata datang dalam panggilan telepon tepat sebelum invasi pada 24 Februari 2023, menurut sebuah film dokumenter BBC baru yang disiarkan pada Senin (30/01/2023).

Johnson dan para pemimpin Barat lainnya bergegas ke Kiev untuk menunjukkan dukungan bagi Ukraina dan mencoba mencegah serangan Rusia.

"Dia semacam mengancam saya pada satu titik dan berkata, 'Boris, saya tidak ingin menyakitimu, tetapi dengan rudal, itu hanya akan memakan waktu satu menit', atau sesuatu seperti itu," Johnson mengutip perkataan Putin.

Johnson muncul sebagai salah satu pendukung Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang paling berapi-api.

Baca juga: Ukraina Mulai Tak Sabar, Minta Pasokan Senjata Barat Dipercepat, Serangan Rusia Makin Bringas

Tetapi sebelum invasi, dia mengatakan bersusah payah untuk memberi tahu Putin, tidak ada prospek Ukraina bergabung dengan NATO.

Bahkan, memperingatkannya invasi apapun akan berarti lebih banyak NATO, bukan lebih sedikit NATO di perbatasan Rusia.

“Dia berkata, 'Boris, Anda mengatakan Ukraina tidak akan bergabung dengan NATO dalam waktu dekat."kata Putin.

"'Apa dalam waktu dekat?' tanya Putin lagi.

"Dan saya berkata, 'yah itu tidak akan bergabung dengan NATO di masa mendatang," jawab Johnson.

"Anda tahu itu dengan sangat baik,” tambah Johnson.

Baca juga: Kanselir Jerman Peringatkan, Perlombaan Pengiriman Senjata ke Ukraina Akan Memicu Perang Lebih Luas

Tentang ancaman rudal, Johnson menambahkan:

"Saya pikir dari nada yang sangat santai yang dia ambil, semacam sikap yang tampaknya dia miliki, dia hanya bermain-main dengan upaya saya untuk membuatnya bernegosiasi."

Film dokumenter BBC memetakan kesenjangan yang semakin besar antara pemimpin Rusia dan Barat pada tahun-tahun sebelum invasi ke Ukraina.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved