3 Pekerja asal Sumut Meninggal dalam Tabrakan Grand Max Kontra Tronton di Simpang Mamplam
Akibat laga kambing itu, Gran Max rusak berat, sedangkan tronton hanya rusak pada palang depan.
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di jalan Banda Aceh-Medan.
Kali ini, tabrakan antara truk tronton dan mobil pikap Gran Max di jalan nasional kawasan Desa Curucok, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen, pada Kamis (2/2/2023) pagi sekitar pukul 05.45 WIB, tersebut menyebabkan tiga pekerja asal Sumatera Utara (Sumut) meninggal dunia.
Ketiga korban itu adalah Ilham Syahputra Nasution (30), warga Desa Batang Kuis Pekan, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang; Kusnun (41), warga Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang; dan Saripuddin Sitompul (54), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan.
Ilham merupakan sopir Gran Max BK 8198 PJ, sementara dua korban lainnya merupakan penumpang mobil tersebut.
Sedangkan Junius Lumban Gaol (25), warga Desa Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara dan Dowes Bencin (38), warga Desa Kampung Dalam, Kecamatan Kebon Jahe, Kabupaten Karo, Sumut, selaku sopir dan penumpang truk tronton Mitsubishi BK 9468 SF, selamat dalam musibah tersebut dan keduanya tak mengalami luka apapun.
Akibat laga kambing itu, Gran Max rusak berat, sedangkan tronton hanya rusak pada palang depan.
Informasi diperoleh Serambi dari sejumlah warga, saat itu sedang waktu shalat Subuh. Tiba-tiba terdengar dentuman keras di jalan yang membuat warga terkejut.
Namun, mereka tidak berani keluar rumah karena masih sepi dan gelap. Beberapa saat kemudian, ada warga keluar rumah.
Baca juga: Irjen Teddy Didakwa Terima Rp 300 Juta, Hasil Penjualan Barang Bukti Sabu
Mereka melihat truk tronton mobil pikap Gran Max sudah rusak akibat bertabrakan. Sopir dan dua penumpang Grand Max sudah terjepit. Karena itu, warga segera mengeluarkan korban dan meletakkan ke badan jalan.
Beberapa saat kemudian, ambulans dari Puskesmas Simpang Mamplam tiba di lokasi dan mengevakuasi ketiga korban ke puskesmas tersebut yang berjarak sekitar dua kilometer ke arah timur lokasi kejadian.
Dua korban yang kondisinya kritis dibawa dengan ambulans dan satu korban lainnya dibawa ke Puskesmas menggunakan becak. Setibanya di sana, ketiga korban sudah meninggal dunia.
Kepala Keperawatan Puskesmas Simpang Mamplam, Ns Maulidar SKep mengatakan, dua korban sepertinya sudah meninggal di lokasi kejadian atau dalam perjalanan ke Puskesmas.
Sedangkan satu korban lainnya, menurut Maulidar, mengembuskan nafas terakhir setelah beberapa menit tiba di Puskesmas.
Baca juga: Sosok Nayla Qanitah, Siswi MAN Insan Cendekia Peraih Medali Emas di Kompetisi Sains Pelajar Nasional
Sementara itu, Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH, melalui Kasat Lantas, AKP Fachrul Razi SKM MSi, kepada Serambi di lokasi kejadian, kemarin, mengatakan, musibah tersebut berawal saat mobil Gran Max yang disopiri Ilham Syahputra Nasution serta membawa penumpang bernama Kusnan dan Sarifuddin Sitompul, melaju dari arah Medan ke Banda Aceh diduga dengan kecepatan tinggi.
Setibanya di kawasan itu, kemungkinan sopir (Ilham-red) diduga mengantuk sehingga laju mobil pikap tersebut melebar ke kanan jalan.
Rumah dan Balai Pengobatan di Aceh Besar Terbakar Saat Dini Hari, Dua Sepmor Juga ikut Dilalap Api |
![]() |
---|
Ini Rincian Formasi yang Diajukan Pemko Lhokseumawe untuk PPPK Paruh Waktu ke Kemenpan RB |
![]() |
---|
Harga Emas Hari Ini Melonjak Puluhan Ribu! Simak Daftar Harga Emas Antam per Gram 29 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Jakarta Kembali Memanas, Bentrok Polisi Vs Massa Pecah, Aparat Tembakkan Gas Air Mata |
![]() |
---|
Ribuan Driver Ojol Kepung Markas Brimob, Buntut Rekannya Tewas Dilindas Mobil Taktis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.