Ada Kasus Baru Gagal Ginjal Akut pada Anak, BPOM Tarik Obat Sirop Praxion dari Peredaran

BPOM menarik obat sirop Praxion dari peredaran setelah muncul kasus baru terkait gagal ginjal akut pada anak (GGAPA).

Editor: Faisal Zamzami
https://praxionindonesia.com/product
Apa Itu Praxion? Obat Sirup yang Sempat Dikonsumsi Pasien Gagal Ginjal Akut 

Pipit mengatakan, pihak yang masih tertutup itu bukan dari keluarga.

Pihak keluarga korban justru sangat kooperatif dalam memberikan informasi.

Adapun pihak yang disebut tertutup itu, termasuk pihak puskesmas tempat anak tersebut sempat diimunisasi dan mendapat perawatan.

"Maksudnya pada saat anggota kami di lapangan ini kan mungkin mereka belum kooperatif," ujarnya.

Pipit mengatakan pihaknya akan melayangkan panggilan pemeriksaan resmi kepada pihak puskesmas dan pihak terkait lainnya.

"(Masih tertutup) dari pihak puskesmas dan lain-lainnya. Nanti kita akan lakukan pemanggilan secara resmi. Kita merespon apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, karena ini harus ada kepastian penyebabnya apa," ucap Pipit.

Selain itu, menurutnya, penyidik juga akan melakukan penelusuran soal rekam jejak medis dari anak tersebut.

Ia mengatakan setiap informasi akan dimuat dalam berita acara pemeriksaan dan kemudian diinformasikan kepada publik.

"Makanya kita harus telusuri dari awal, dari history-nya seperti apa ya, rekam medisnya seperti apa, kondisi kesehatannya seperti apa, penanganan medisnya seperti apa, apa yang dikonsumsi ini harus kita urai semua," imbuhnya.

Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah melaporkan adanya dua kasus baru gagal ginjal akut (acute kidney injury/AKI), setelah tidak adanya kasus baru sejak awal Desember 2022 lalu.

Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril pada Senin (6/2/2023) mengatakan, dua kasus tersebut dilaporkan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Satu kasus adalah kasus konfirmasi gagal ginjal akut yang meninggal dunia.

Sementara satu kasus lainnya merupakan kasus suspek.

Satu kasus konfirmasi gagal ginjal akut merupakan anak berusia 1 tahun, mengalami demam pada tanggal 25 Januari 2023, dan diberikan obat sirup penurun demam yang dibeli di apotek dengan merk Praxion.

Sementara satu kasus lainnya masih merupakan suspek, anak berusia 7 tahun, mengalami demam pada tanggal 26 Januari, kemudian mengonsumsi obat penurun panas sirup yang dibeli secara mandiri.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved