Sabtu, 2 Mei 2026

Internasional

Ukraina Klaim Rusia Mulai Mengemis Untuk Berunding Melalui Pihak Ketiga

Pemerintah Ukraina mengklaim Rusia sedang mengemis kepada pihakya untuk bersedia berunding melalui mediator atau pihak ketiga.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Juan BARRETO / AFP
Tentara Ukraina duduk di atas tank di Izyum, Wilayah Kharkiv, Ukraina timur pada 14 September 2022, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. 

SERAMBINEWS.COM, KIEV - Pemerintah Ukraina mengklaim Rusia sedang mengemis kepada pihakya untuk bersedia berunding melalui mediator atau pihak ketiga.

Hal itu disampaikan oleh Oleksii Danilov, Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional (NSDC) Ukraina.

Dia menyatakan Rusia mulai mengemis negosiasi melalui perantara, namun Ukraina telah menetapkan empat syarat sederhana, seperti dilansir Ukrainska Pravda, Kamis (9/2/2023).

"Putin memberikan perintah untuk sepenuhnya mengepung Oblast Luhansk dan Donetsk dan tidak ada rahasia di baliknya," jelasnya.

"Selain itu, mereka sekarang mulai menyadari pasti tidak dapat mencapai tujuan menduduki negara kita yang telah mereka tetapkan sebelumnya," tambahnya.

"Inilah mengapa hari ini mereka meminta-minta, melibatkan banyak perantara," jelasnya.

Baca juga: Zelenskyy Pergi ke Inggris, Rusia Bombardir Wilayah Ukraina, Sirene Meraung-Raung

Danilov menjelaskan saat ini Rusia sedang melakukan pekerjaan besar dengan kelompok-kelompok terpisah untuk mengarahkan mereka ke arah negosiasi.

Mereka mempertimbangkan Brasil dan siapa pun yang dapat Anda bayangkan sebagai perantara.

"Mari kita bernegosiasi untuk memecahkan masalah ini," ujarnya.

Danilov menyatakan pada gilirannya, Ukraina menetapkan empat syarat sederhana untuk Rusia, terdiri dari:

  1. Mundur dari semua wilayah Ukraina yang sekarang diduduki sementara
  2. Tanggung jawab melalui pengadilan bagi mereka yang memulai perang dan yang membunuh anak-anak, manula, dan wanita yang tidak ada hubungannya dengan peperangan
  3. Jaminan keamanan untuk Ukraina
  4. Akuntabilitas

Baca juga: Portugal Tolak Kirim Jet Tempur ke Ukraina, Hanya Memiliki 27 Unit F-16 AM

Danilov menekankan tidak mungkin menerima syarat dari teroris.

"Absurditas yang sedang berlangsung hari ini harus berakhir cepat atau lambat," katanya.

"Ketika beberapa orang berpikir, kami harus dijinakkan dan entah bagaimana mulai bernegosiasi dengan Putin tentang sesuatu, ya, tentu saja," ungkapnya.
"
Tapi Putin harus memenuhi syarat negara kita terlebih dahulu, karena tidak ada jalan lain," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah menguraikan 10 proposal yang terdiri dari "formula perdamaian" Ukraina dalam pidato videonya di KTT G20 di Bali.

Volodymyr Zelenskyy membahas formula perdamaian Ukraina dengan Presiden AS Joe Biden . Pemimpin Amerika mendukung gagasan mengadakan pertemuan puncak perdamaian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved