Kajian Islam
Begini Sejarah Hari Valentine Hingga Dilarang dalam Islam, Simak Juga Penjelasan UAS
Pemerintah Aceh melarang masyarakatnya untuk merayakan hari Valentine atau biasa yang disebut sebagai Hari Kasih Sayang.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
Kemudian, Santo menikahkan tentara tersebut. Tapi, Santo malah dapat hukuman mati. Oleh karena itu, kematiannya diperingati sebagai hari cinta.
"Jelaskan tentang valentine dan solusinya. Santo Valentino, Santo artinya suci kalau saya dalam agama kristen digelar Santo Somadus manusia suci. Makanya ada Santo Valentino dialah yang membebaskan tentara yang sedang bercinta dinikahkannya, makanya akhirnya dia dibunuh. Maka di hari kematiannya itu dikenang dengan hari cinta," kata UAS.
Padahal menurut Ustaz Abdul Somad, hari Valentine adalah hari zina internasional.
Baca juga: MPU Aceh Apresiasi Seruan Forkopimda Aceh Besar Tentang Larangan Merayakan Valentine Day
Pasangan-pasangan yang belum muhrim merayakannya dengan berhubungan seksual di hotel-hotel.
"Tapi ternyata nanti tanggal 14 Februari itu adalah hari zina internasional. Di malam itu semua orang keluar dengan pasangannya, bahkan hotel-hotel di Pekanbaru pasang harga promo malam cinta setengah harga plus sarapan pagi," lanjutnya.
Menyatakan Hari Valentine sebagai hari zina internasional, Ustaz Abdul Somad membagikan tips untuk orang tua agar anak-anak mereka tidak melanggar hukum agama.
UAS menyarankan untuk menggelar pengajian setiap tanggal 14 Februari 2023 bukan merayakan hari valentine.
"Hati-hati, makanya dijaga. Di malam 14 itu, buat pengajian di masjid-masjid menolak kemungkaran. Tapi jangan buat pengajian kita mengenang Valentino jangan,” tandasnya.
Kemudian, Ustaz Abdul Somad meminta orang tua untuk mengawasi anak-anaknya. Mulai dari melarang mereka berkeliaran hingga membatasi penggunaan kendaraan di hari valentine.
“Jangan biarkan anak muda keliaran, kalau ada pacarnya jemput datang bensinya bocorkan, gusinya copot, stang motornya ikat itu solusinya," kata Ustaz Abdul Somad soal hari Valentine.
Baca juga: Bagaimana Hukum Merayakan Valentine Day dalam Islam? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut Ini
(Serambinews.com/Firdha Ustin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pengakuan-Ustaz-Abdul-Somad-Soal-Dirinya-Dideportasi.jpg)