Pesan Mendalam Menkeu Sri Mulyani usai Jenguk David Anak Petinggi GP Ansor Korban Penganiayaan

Usai jenguk David anak petinggi GP Ansor yang menjadi korban penganiayaan, Menteri Keuangan Sri Mulyani beri pesan mendalam.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
Instagram @smindrawati
Usai jenguk David anak petinggi GP Ansor yang menjadi korban penganiayaan, Menteri Keuangan Sri Mulyani beri pesan mendalam. 

SERAMBINEWS.COM - Usai jenguk David anak petinggi GP Ansor yang menjadi korban penganiayaan, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani beri pesan mendalam.

Diketahui Menteri Keuangan Sri Mulyani menjenguk David Latumahina, korban penganiayaan oleh Mario Dandy Satrio yang merupakan anak pejabat di Ditjen Pajak.

Pihaknya tiba di Rumah Sakit Mayapada Kuningan pada Sabtu, pukul 10.00 WIB pagi.

Menteri Keuangan itu melihat langsung kondisi David dan mendapat penjelasan dokter ICU mengenai perkembangan kesehatan korban saat ini.

 

 

Dokter menyampaikan keadaan David yang lebih baik dibanding hari pertama perawatan, namun proses observasi perkembangan dan perawatannya masih panjang.

Baca juga: GP Ansor Jakarta Minta Polisi Tegas Proses Hukum Anak Pejabat yang Aniaya David Ozora

Meski demikian, Menteri Keuangan itu menyampaikan pesan mendalam sekaligus doa agar David segera pulih dan mendapat kesembuhan.

"Sungguh pedih dan remuk hati melihat kondisi David akibat penganiayaan yang kejam dan keji," tulis Sri Mulyani dikutip Serambinews.com dari Instagram resminya bercentang biru, Senin (27/2/2023).

"Kita semua mendoakan secara tulus dan khusyuk untuk pemulihan dan kesembuhan David. Ya Allah, Engkaulah Maha Penyembuh, sembuhkanlah David atas kehendak dan kuasa-Mu," tambahnya.

Baca juga: Bukan AGH, Polisi Sebut Ada Wanita Lain Sulut Amarah Mario Dandy hingga Aniaya David, Ini Sosoknya

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani juga sempat bertemu orang tua David, Jonathan Latumahina beserta istri.

Menteri Keuangan itu menyampaikan maaf dan keprihatinan atas kejadian yang dialami David dan dukungan sepenuhnya untuk proses kesembuhan.

"Saya juga mendukung penuh langkah hukum dilakukan oleh Pak Jonathan untuk mendapat keadilan dan kepastian," ungkap Sri Mulyani.

"Tindakan kekerasan dan penganiayaan keji tidak boleh dibiarkan, tidak boleh terulang lagi dan tidak dapat dibenarkan oleh alasan apa pun," tambahnya.

Baca juga: Chat Mario dan David Sebelum Penganiayaan Terbongkar, A Jebak Korban dan Merekam

Di rumah sakit tersebut, dirinya sempat berdiskusi dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hingga Yenny Wahid.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved