Bawang Merah
Konsorsium Bawang Merah Pidie Kembali Tanam Bawang di Tiga Daerah
Pihak Bapanas, kata Zakarya, sangat senang, melihat acara peresmian Cold Storage Bawang Merah, disamakan dengan acara tanam bawang merah.
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Herianto l Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Konsorsium Bawang Merah Pidie, baru saja panen bawang bulan lalu, Senin (13/3/2023) di Gampong Suwiek, Kecamatan Indra Jaya, kembali menanam bawang merah, di tiga daerah yaitu Pidie, Pijay dan Aceh Besar.
“Penanaman bawang merah di Gampong Suwiek, Kecamatan Indra Jaya Pidie itu, berkenaan dengan peresmian cold storage bawang merah bantuan Badan Pangan Nasional (Bapanas) tahun 2022 lalu untuk kelompok tani bawang merah setempat,” kata Ketua Konsorsium Bawang Merah Pidie, H Zakarya kepada Serambinews.com, Selasa (14/3/2023).
• Harga Lembu di Pasar Hewan Gandapura Bireuen Bergerak Naik
Acara peresmian cold storage Bawang Merah bantuan Badan Pangan Nasional itu, dihadiri Pj Bupati Pidie, Ir H Wahyudi Adi Siswanto MSi, Sekda Pidie, Kadistanbun Pidie, Asisten I Setda Pidie, dan dinas teknis lainnya.
Pihak Bapanas, kata Zakarya, sangat senang, melihat acara peresmian Cold Storage Bawang Merah, disamakan dengan acara tanam bawang merah.
Ini artinya, cold storage yang dibantu dan dibangun Bapanas, bakal dimanfaat untuk penyimpanan hasil panen bawang merah, dua bulan ke depan.
Lokasi pembangunan Gedung Cold Storage bawang merah itu, di kawasan area tanam bawang, sehingga pada saat panen bawang merah dua bulan ke depan, petani bawang merah sudah miliki Gudang Penyimpanan Bawang Merah.
Selama ini, kata Ketua Konsorsium Bawang Merah Pidie, Zakarya, petani bawang merah mengeluh, setiap panen bawang, buah bawangnya tidak tahu mau disimpan dimana setalah di angin-anginkan dan dikeringkan.
Dengan tersedianya tempat penyimpanan hasil panen bawang merah, menurut Zakarya, distribusi bawang merah petani bisa diatur secra baik dan harga jual bawang merah petani ke pasar, akan lebih stabil.
Tidak seperti pada tahun-tahun sebelumnya, setiap menjelang puasa dan lebaran, harga bahan bawang merah, cabai merah dan bahan pangan lainnya, langsung naik. Tapi setelah ada cold storage ini, harganya akan jadi relatif stabil.
Harga bawang merah lokal, sebut Zakarya, jelang puasa ini masih stabil Rp 30.000 – Rp 33.000/Kg di Pasar Pidie, Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar maupun Pasar Al Mahirah, Kota Banda Aceh.
Harga bawang lokal, sebut Zakarya, masih lebih bagus dari harga bawang impor dari Thailand, Srilanka, Vietnam dan India. Harga bawang merah impor sekitar Rp 14.000 – Rp 16.000/Kg, sementara bawang merah lokal harga beli ditingkat petani Rp 25.000/Kg dan eceran di Pasar sekitar Rp 30.000 – Rp 33.000/Kg.
Untuk tahun 2023 ini, kata Zakarya, sasaran tanam bawang masih sama seperti tahun 2022 lalu, di tiga daerah yaitu Pidie, Pijay dan Aceh Besar. Luas areal tanam bawang di setiap lokasi berkisar 2-4 hektare.
Dalam pelaksanaan tanam bawang, Konsorsium Bawang Merah Pidie, bekerja sama dengan pihak akademisi dan Fakultas Pertanian USK.
Program tanam bawang yang dilakukan Konsorsium Bawang Merah Pidie, diprakarsai sejumlah pedagang, akademisi dan pejabat birokrasi ini. Program ini, sudah dimulai sejak tahun 2021 lalu dan tahun ini merupakan tahun ketiga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bawang-733737.jpg)