Berita Aceh Besar

Truk Rombongan dari Pidie Masuk Jurang di Pasir Putih

dump truk BL 8179 AO yang mengangkut 47 orang itu jatuh ke jurang sedalam tujuh meter, yang menyebabkan empat orang meninggal dunia dan sekitar 30 lai

Editor: mufti
For Serambinews.com
RIDWAN JAMIL, Kalaksa BPBD Aceh Besar 

“Laporan awal yang kami terima saat itu, ada korban yang terjepit di dalam mobil sehingga butuh mesin pemotong besi agar korban dapat dievakuasi.” RIDWAN JAMIL, Kalaksa BPBD Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Satu unit dump truck Hercules pengangkut rombongan wisata dari Desa Balue Tanoh, Lamlo, Kabupaten Pidie, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Krueng Raya-Laweung, tepatnya di kawasan Pasir Putih, Desa Lamreh, Dusun Blang Ulam, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Selasa (25/4/2023), sekitar pukul 13.00 WIB.

Dalam kecelakaan tersebut, dump truk BL 8179 AO yang mengangkut 47 orang itu jatuh ke jurang sedalam tujuh meter, yang menyebabkan empat orang meninggal dunia dan sekitar 30 lainnya mengalami luka-luka. Dump truk itu sendiri dikemudikan oleh Ilham (32). Kondisinya selamat dan masih menjalani perawatan medis.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Fahmi Irwan Ramli melalui Kapolsek Krueng Raya, Ipda Roly Yuiza Away, membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan, setidaknya empat orang meninggal dunia dan sekitar 30 lainnya mengalami luka-luka.

"Benar terjadi kecelakaan di kawasan Pasir Putih siang tadi. Empat orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka," kata Roly ketika dikonfirmasi Serambi.

Ia mengatakan, para korban dengan dibantu oleh masyarakat sekitar sudah dievakuasi ke Puskesmas Mesjid Raya guna dilakukan perawatan lebih lanjut. "Korban saat ini sudah dievakuasi ke Puskesmas terdekat guna perawatan lebih lanjut. Pihak Satlantas Polresta Banda Aceh juga sudah terjun ke lokasi," ujarnya.

Sementara itu, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan, pihaknya telah menerjunkan tim SAR ke lokasi kecelakaan untuk membantu pihak kepolisian melakukan evakuasi.

Ridwan menyebutkan, empat orang yang meninggal dunia yaitu, Rehan (14), Syakban (20), Saumi Ramadhan (16), dan Mujibul (45). Semuanya merupakan warga Kota Bakti, Sigli.

"Sedangkan 30 orang lainnya mengalami luka-luka. Sebagian sedang ditangani di Puskesmas Krueng Raya dan sebagian lainnya dirujuk ke RSUZA Banda Aceh," ujar Ridwan.

Kalaksa BPBD Aceh Besar itu menyebutkan, rombongan dalam truk tersebut merupakan rombongan dari Desa Balue, Lamlo, Kabupaten Pidie, dengan perkiraan tujuan ke lokasi wisata Pantai Pasir Putih, Krueng Raya, Aceh Besar.

"Laporan awal yang kami terima saat itu, ada korban yang terjepit di dalam mobil sehingga butuh mesin pemotong besi agar korban dapat dievakuasi," ungkapnya.

Setelah menerima informasi petugas pusdalops BPBD Aceh Besar langsung menghubungi tim SAR untuk membantu dan mengerahkan alat pemotong besi agar korban yang masih terjepit di mobil untuk segera bisa dievakuasi.

Petugas piket pemadam BPBD Aceh Besar Pos Durung juga diturunkan untuk membantu proses evakuasi korban dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mendatangkan unit ambulans, merujuk para korban ke puskesmas setempat.

"Sejauh ini korban yang luka-luka masih terus dalam pendataan dikarenakan sebahagian ada yang bisa ditangani di puskesmas dan sebahagian harus di rujuk ke RSUZA Banda Aceh. Untuk data korban lainnya akan kita laporkan kembali sesuai perkembangan nantinya," pungkasnya.(iw)

Diduga Human Error

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved