Berita Kutaraja

Aceh Business Forum akan Gelar Silaturahmi di Markas PT Trans Continent, Ini List Tokoh yang Hadir

Dalam list kehadiran tersebut terdapat nama Ketua PP TIM, Ir Muslim Armas dan Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kemitraan dan Bisnis USK, Dr Taufiq

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
For Serambinews
CEO dan pendiri PT Trans Continent, Ismail Rasyid. 

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Perhimpunan para wirausahawan/UMKM Aceh, Aceh Business Forum (ABF) dijadwalkan akan menggelar silaturahmi di markas PT Trans Continent di kawasan Krueng Raya, Aceh Besar, Selasa (2/5/2023).

Acara ini dilakukan untuk berbagi gagasan dan persiapan jelang Kongres ABF nanti. 

Ketua Bidang Pengembangan Ekonomi & Usaha (BPEU) Pimpinan Pusat Taman Iskandar Muda (PP TIM), Munzir Al Munir dalam pernyataan tertulisnya menjelaskan, ABF lahir untuk memfasilitasi semua pelaku UMKM Aceh menuju pasar nasional dan global. 

Dikatakan dia, dalam perjalanannya, gagasan ini ditopang oleh 4 pilar.

Yaitu PP TIM, pelaku wirausahawan/UMKM Aceh, Universitas Syiah Kuala (USK), dan Ikatan Alumni USK Jabodetabek.

Pada silaturahmi pertama yang diprakarsai oleh Ismail Rasyid, CEO PT Trans Continent yang juga Ketua Ikatan Alumni USK Jabodetabek, akan hadir seratusan wirausahawan/UMKM Aceh.

Dalam list kehadiran tersebut terdapat nama Ketua PP TIM, Ir Muslim Armas dan Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kemitraan dan Bisnis USK, Dr Taufiq Saidi.

Kemudian ada pengusaha muda Aceh di Jakarta seperti Firmansyah Asnawi (Bisatopup), Roza Sahputra, dan lainnya.

Lalu juga ada Usuluddin, Doddy Minyeuk Pret, Khairul Ija Krong, Azwir Nazar Cahaya Aceh, Nazar Nyak Baeek (Tour/Travel), Jidat Aceh Coffee Land, dan banyak lainnya.

Muslim Armas turut mendorong kegiatan silaturrahim ini dan berikhtiar menjadi "entry point" kemajuan wirausahawan/UMKM Aceh di pentas nasional dan global.

"Keyakinan ini bukan sekedar “cet langet”, karena kegiatan ini didukung oleh pelaku dunia usaha dan akademisi USK yang merupakan ‘Jantoeng Hate Rakyat Aceh’," tuturnya.

Munzir menambahkan, ABF merupakan organisasi Independen, tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun.

ABF mengedepankan prinsip pluralisme dan kesetaraan/egaliter, tetapi fokus pada business oriented untuk kemajuan dunia usaha/UMKM Aceh.

"Semoga niat tulus mulia ini mendapat dukungan dari semua elemen masyarakat Aceh," pungkasnya.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved