Pintu Lift Terbuka Belum Sampai Lantai, Hotman Paris Tuding Kelalaian Manajemen Kualanamu
Pintu lift terbuka sebelum sampai pada salah satu lantai lantai bangunan hingga menewaskan korban, Hotman Paris tuding kelalaian manajemen Kualanamu.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
"Dia (Sinta Hasibuan) pencet pencet tombol, terbuka. Kalau lift terbuka, pasti sudah pas dengan lift kan."
"Tapi bisa kita lihatkan bahwa lift itu terbuka di bawah. Jadi adik saya melangkah langsung jatuh terjun bebas," ujarnya, Minggu (30/4/2023).
Selain itu, pihak Bandara Kualanamu baru merilis rekaman CCTV detik-detik korban jatuh dari lift setelah jasadnya ditemukan membusuk.
Keamanan lift Bandara Kualanamu juga menjadi sorotan karena tidak ada penanda jika lift tersebut dua pintu.
"Kenapa lah tayangan itu muncul setelah adik saya (Sinta Hasibuan) ditemukan tewas, kenapa enggak dari awal."
"Dan kemudian yang menjadi tanda tanya besar, kalau lah lift dua pintu, harus lah ada pemberitahuan di dalam mau pun di luar, atau ada operator yang menjaganya," tegasnya.
Ia meminta kepada pihak Bandara Kualanamu untuk tidak menyalahkan korban yang sudah meninggal.
"Kami sudah difitnah namanya ini, kami korban, kami sedang bersedih," sambungnya.
Kronologi Jasad Sinta Hasibuan Ditemukan
Dilansir TribunMedan.com, pada Kamis (27/4/2023) sekitar pukul 11.00 WIB ada seorang petugas Bandara Kualanamu yang mencium bau busuk di dekat lift lantai satu.
Petugas tersebut kemudian meminta teknisi melakukan pengecekan dan pemeriksaan.
Jasad korban kemudian ditemukan dan informasi penemuan orang meninggal membuat para penumpang Bandara Kualanamu panik.
Kapolsek Bandara, Iptu Natanail Surbakti, menjelaskan setelah penemuan jasad korban sejumlah cara dilakukan untuk mengevakuasinya.
Proses evakuasi berjalan cukup lama karena jasad korban berada di bawah lift.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban datang ke Bandara Kualanamu untuk mengantarkan anggota keluarganya ke Malaysia.
Saat masuk ke dalam lift dua pintu korban sempat panik karena pintu lift tidak terbuka meski sudah dipencet berulang kali.
Korban sempat menghubungi keluarganya dan mengabarkan sedang terjebak di dalam lift.
Selang beberapa menit kemudian lift terbuka, namun korban jatuh ke dasar lift saat akan keluar.
Jasadnya baru ditemukan tiga hari setelah korban terjatuh.
(Serambinews.com/Sara Masroni)
BACA BERITA SERAMBI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.