Bunuh dan Mutilasi Bos Galon, M Husen Ambil Uang Rp 7 Juta untuk Mabuk dan Sewa PSK di MiChat

Setelah melakukan pembunuhan, Husen bersenang-senang dengan menggunakan uang yang diambil dari dompet bosnya yang sudah tak bernyawa

Editor: Faisal Zamzami
Kolase/Istimewa
Muhammad Husen Pembunuh Bos Galon Irwan Hutagalung di Semarang, Akui Tak Menyesal. 

Husen mengaku baru bekerja selama satu bulan di toko milik Irwan Hutagalung.

Namun, selama satu bulan itu ia mengaku kerap dipukul hingga dicaci maki.

Irwan Hutagalung, kata Husen, sering berlaku kasar saat pelaku berbuat salah dalam menjalankan tugasnya sebagai karyawan.

Atas perlakuan itu Husen pun mengaku dendam.

Ia lantas membabi buta melakukan tindakan keji itu.

"Saya merasa sakit hati, saya sering dipukuli. Karena setiap ada kesalahan kecil pasti dia main tangan," kata Husen.

Husen mengaku puas karena dendamnya sudah terlampiaskan.

"Saya potong kepalanya karena sering memaki saya, mau motong mulut susah, potong tangan karena buat mukul saya, puas nggak nyesel."

"Dendam saya sudah terlampiaskan," kata Husen.

Baca juga: Sosok Husen, Karyawan yang Bunuh Bos di Semarang, Korban Dimutilasi dan Dicor di Dalam Ruko

Pelaku Meneysal

Husen, pemuda yang membunuh bos galon di Tembalang, Semarang akhirnya mengaku menyesal dan meminta maaf.

Sikapnya Husen berubah setelah beberapa hari di penjara lantaran membunuh korban bernama Irwan Hutagalung.

Husen melakukan pembunuhan sadis kepada bosnya di tempatnya bekerja di depo isi ulang air minum galon, Jalan Mulawarman Raya Tembalang Kota Semarang.

Husen mulanya mengaku puas membunuh bosnya tersebut lantaran sakit hati yang sudah menggunung.

Namun seiring berjalannya waktu, kata penyesalan keluar juga dari pria bertubuh kurus tersebut.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved