Berita Banda Aceh

Ketua Fraksi PA Minta Pemerintah Aceh dan DPRA Segera Duduk Bahas Persoalan Gangguan Layanan BSI

Fraksi Partai Aceh (PA) di DPRA meminta Pemerintah Aceh untuk merespon keluhan publik terkait dengan errornya BSI.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Amirullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Tarmizi SP mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRA, Jumat (15/7/2022). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gangguan layanan (error) Bank Syariah Indonesia (BSI) sudah berlangsung hampir sepekan sejak Senin 8 Mei 2023.

Fraksi Partai Aceh (PA) di DPRA meminta Pemerintah Aceh untuk merespon keluhan publik terkait dengan errornya BSI.

"Betapa susahnya masyarakat yang ingin melakukan transaksi keuangan di bank selama bank BSI error," kata Ketua Fraksi PA DPRA, Tarmizi SP di Banda Aceh, Junat (12/5/2023).

Menurutnya, masyarakat sangat dirugikan dengan kondisi ini. Banyak masyarakat menyampaikan keluhan tersebut melalui wakilnya di parlemen.

Bahkan ada yang menilai lembaga DPRA sebagai penyebab dari permasalahan ini karena telah melahirkan Qanun Lembaga Keuangan Syariah.

Baca juga: Buntut Layanan BSI Terganggu, Rafly Kande Minta Bank Konvesional Kembali di Aceh

Baca juga: BSI Error, Anggota DPR RI Rafly Kande Minta Menteri BUMN Copot Direksi BSI Aceh Hingga Nasional

"DPRA sangat paham akan keluhan masyarakat selama beralih dari bank konvensional ke BSI, apalagi selama ini BSI sering error," ujar dia.

Namun persoalan error BSI, terang Tarmizi, bukan karena qanunnya yang salah, tapi BSI yang tidak profesional.

"Oleh karena itu, kami meminta kepada Pemerintah Aceh dan DPRA untuk segera duduk membahas permasalahan yang cukup serius ini," ujar politisi muda PA ini.

"Jangan dianggap sepele, keluhan masyarakat sangat mendesak untuk dicarikan solusi oleh pemangku kebijakan," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir telah mengumumkan bahwa ganguan layanan BSI disebabkan adanya serangan siber terhadap sistem BSI.

Serangan itu yang membuat layanan bank syariah berpelat merah tersebut error.

"Ada serangan, saya bukan ahlinya, tapi disebutin three point apalah itu, sehingga mereka (BSI) down hampir satu hari kalau tidak salah," ujarnya saat ditemui di sela-sela KTT ASEAN di Manggarai Barat, Labuan Bajo, Rabu (10/5/2023).

Erick tidak menjelaskan secara rinci terkait serangan apa yang terjadi pada sistem BSI. Ia hanya menekankan, memang ada laporan kepada dirinya terkait layanan BSI yang terganggu akibat serangan siber.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved