Berita Banda Aceh

Aceh Barat Jalankan Program Prioritas, Mulai dari Inflasi hingga Dana Desa untuk Kemiskinan

Tak hanya itu, upaya menekan stunting hingga kemiskinan ekstrem juga sedang dijalankannya. Dengan harapan presentase kedua sektor itu dapat ditekan

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/AGUS RAMADHAN
Pj Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi (tengah) foto bersama dengan Wakil Pimpinan Perusahaan Serambi Indonesia Firdaus D dan jajaran di Kantor Harian Serambi Indonesia, Jalan Raya Lambaro Km 4,5 Gampong Meunasah Manyang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada Jumat (23/6/2023) siang. 

Aceh Barat Jalankan Program Prioritas, Mulai dari Inflasi hingga Dana Desa untuk Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi mengatakan, program prioristas pengendalian inflasi yang diminta oleh Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Aceh, dapat dijalankan dengan baik.

Tak hanya itu, upaya menekan stunting hingga kemiskinan ekstrem juga sedang dijalankannya. Dengan harapan presentase kedua sektor tersebut dapat ditekan.

Hal itu disampaikannya saat berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia, Jalan Raya Lambaro Km 4,5 Gampong Meunasah Manyang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada Jumat (23/6/2023) siang.

Ia mengatakan, Meulaboh menjadi satu dari tiga kota di Aceh untuk mengukur tingkat inflasi, dan selalu menjadi daerah dengan tingkat inflasi yang tinggi.

Karena itu, usai dilantik pada 11 Oktober 2022 lalu, Mahdi memanggil Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

“Kita sempurnakan kembali unsur-unsur di dalamnya dengan memasukan TNI/Polri.

Alhamdulillah secara nasional kita menjadi daerah dengan pengendalian inflasi terbaik. Sudah banyak hal yang kita lakukan, termasuk menggelar pasar murah” ujarnya.

Baca juga: Punya Anak Angkat dan Ingin Berkurban, Tapi Tidak Tahu Nama Bapaknya, Bin/Binti Siapa? Ini Kata UAS

Tidak hanya itu, Pemkab Aceh Barat bersama TPID terus melakukan berbagai kebijakan dan langkah nyata untuk penanganan inflasi daerah, diantaranya meresmikan food estate yang berkerja sama dengan Korem 012/Teuku Umar.

“Saya juga sedang menjalankan program dengan camat, yaitu pemanfaatan perkarangan rumah penduduk.

Karena kita melihat halaman rumah warga sangat luas, sehingga kita dorong untuk dimanfaatkan untuk tanamkan sesuatu oleh warga. Hal ini agar bisa menambah ekonomi keluarga,” imbuh Mahdi.

Sementara itu untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem, Pj Bupati meminta kepada pemangku kepentingan untuk menanggungali dan melaksanakan kegiatan peningkatan pendapatan keluarga miskin dengan mengalokasikan bantuan melalui dana desa.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati (perbub) Aceh Barat Nomor 85 Tahun 2022 tentang Dana Desa untuk Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2023-2024.

“Kita sudah punya regulasinya dan saat ini sedang berjalan,” jelasnya.

Kemudian soal stunting, Mahdi sudah membentuk Bapak dan Bunda asuh untuk anak stunting di Aceh Barat.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved