Kesehatan

Cara dan Tips Memilih Anak Laki-laki/Perempuan pada Kehamilan, Bisa Ditentukan dengan Cara Alami

Si wanita dan si pria harus berusaha mendekati jumlah sperma ayang dibutuhkan sesuai dengan jenis kelamin yang diinginkan.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Agus Ramadhan
Pixabay
Seksolog dr Boyke membagikan cara dan tips mendapatkan anak laki-laki atau perempuan pada kehamilan.  

Ini dilakukan agar suasana miss V menjadi basah.

Mengingat sperma memiliki ukuran yang kecil, sifatnya berjalan cepat dan sangat menyukai suasana basah, maka kemungkinan cara ini bisa berhasil membuat pembuahan untuk berhasil mendapatkan anak laki-laki.

Cara mencuci miss V dengan campuran tersebut juga termasuk manipulasi alami yang keberhasilannya mencapai 70-75 persen untuk mendapatkan anak laki-laki.

"Maka cara cara seperti itulah yang bisa membuat lahirnya anak laki laki nantinya," sambung dr Boyke.

Dalam video berbeda, dr Boyke menambahkan ketika istri sering mengonsumsi sayur, maka kondisi miss V menjadi lebih basah sehingga membuka peluang terciptanya jenis kelamin laki-laki saat pembuahan.

Baca juga: Ingin Punya Anak Perempuan? Begini Tips dari Seksolog dr Boyke

"Karena ketika ceweknya (istri) makan sayur, suasana daerah vaginanya atau Miss V nya menjadi lebih basah sehingga sperma yang membuahi sel telur adalah sperma ayah atau sperma yang menciptakan jenis kelamin laki-laki," sambung dr Boyke.

Jika Anda Ingin Anak Perempuan

Begitu juga sebaliknya, jika pasutri menginginkan kehadiran anak berjenis kelamin perempuan, sang suami dianjurkan sering mengonsumsi sayur- sayuran sedangkan sang istri dianjurkan sering makan daging.

"Kalau mau anak cewek, suaminya sayur, istrinya daging. Karena ketika sang istri makan daging, suasana Miss V-nya menjadi asam," imbuhnya lagi.

Selain itu yang perlu diingat, pasutri melakukan hubungan intim pada saat memasuki masa ovulasi.

Pada masa ini, peluang terjadinya kehamilan sangat besar terjadi.

"Hubungan seks dilakukan tepat pada saat ovulasi, artinya hari ke 14 dihitung dari saat mens yang pertama. ini keberhasilannya mencapai 70-75 persen," pungkasnya.

(Serambinews.com/Firdha Ustin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved