Kesehatan

Cara dan Tips Memilih Anak Laki-laki/Perempuan pada Kehamilan, Bisa Ditentukan dengan Cara Alami

Si wanita dan si pria harus berusaha mendekati jumlah sperma ayang dibutuhkan sesuai dengan jenis kelamin yang diinginkan.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Agus Ramadhan
Pixabay
Seksolog dr Boyke membagikan cara dan tips mendapatkan anak laki-laki atau perempuan pada kehamilan.  

Cara dan Tips Memilih Anak Laki-laki/Perempuan pada Kehamilan, Bisa Ditentukan dengan Cara Alami

SERAMBINEWS.COM - Seksolog dr Boyke membagikan cara dan tips mendapatkan anak laki-laki atau perempuan pada kehamilan

Menantikan kehadiran si buah hati merupakan dambaan bagi pasangan suami istri atau pasutri yang sudah menikah. 

Tak jarang bagi sebagian pasutri menginginkan anak dengan jenis kelamin tertentu pada kehamilan.

Pasutri bisa berikhtiar agar hamil anak dengan jenis kelamin tertentu dengan melakukan cara berikut.

Dilansir Serambinews.com dari YouTube Kacamata dr Boyke, dokter yang kerap membagikan informasi seputar edukasi seksual itu mengatakan bahwa anda bisa saja memiliki anak laki-laki atau perempuan ditentukan oleh jenis sperma yang membuahi.

Menurut dr Boyke, laki-laki memiliki sperma X, sifatnya kecil, lincah, kepalanya gepeng dan suka suansa basah.

Baca juga: Suami Istri Bahagia, Rumah Tangga Makin Harmonis, Seksolog dr Boyke: Terapkan 4 Sikap Ini di Rumah

Sementara sperma perempuan itu lebih lambat gerakannya, kepalanya lebih besar, kemudian suka dengan suasana asam.

"Jadi kalau pengen punya anak sesuai dambaan jenis kelamin, harus disesuaikan dengan sifat-sifat sperma yang ada," kata dr Boyke.

Artinya, si wanita dan si pria harus berusaha mendekati jumlah sperma ayang dibutuhkan sesuai dengan jenis kelamin yang diinginkan.

Lebih lanjut, dr Boyke membagikan contoh sebagai berikut ini:

Jika Anda Ingin Anak Laki-laki

Jika pasutri ingin mendapatkan anak laki-laki, maka suami sering mengonsumsi daging sementara sang istri mengonsumsi sayur- sayuran selama tiga bulan.

"Kalau pengen punya anak laki-laki, yang si prianya mesti banyak makan daging, yang wanitanya mesti makan sayur, itu 3 bulan," kata dr Boyke.

Baca juga: Benarkah Perselingkuhan Bisa Terjadi karena Pria Alami Pubertas Kedua? Begini Penjelasan dr Boyke

Kemudian saat pasutri selesai berhubungan intim, bilas miss V dengan campuran satu sendok teh baking soda dan 100 cc air putih.

Ini dilakukan agar suasana miss V menjadi basah.

Mengingat sperma memiliki ukuran yang kecil, sifatnya berjalan cepat dan sangat menyukai suasana basah, maka kemungkinan cara ini bisa berhasil membuat pembuahan untuk berhasil mendapatkan anak laki-laki.

Cara mencuci miss V dengan campuran tersebut juga termasuk manipulasi alami yang keberhasilannya mencapai 70-75 persen untuk mendapatkan anak laki-laki.

"Maka cara cara seperti itulah yang bisa membuat lahirnya anak laki laki nantinya," sambung dr Boyke.

Dalam video berbeda, dr Boyke menambahkan ketika istri sering mengonsumsi sayur, maka kondisi miss V menjadi lebih basah sehingga membuka peluang terciptanya jenis kelamin laki-laki saat pembuahan.

Baca juga: Ingin Punya Anak Perempuan? Begini Tips dari Seksolog dr Boyke

"Karena ketika ceweknya (istri) makan sayur, suasana daerah vaginanya atau Miss V nya menjadi lebih basah sehingga sperma yang membuahi sel telur adalah sperma ayah atau sperma yang menciptakan jenis kelamin laki-laki," sambung dr Boyke.

Jika Anda Ingin Anak Perempuan

Begitu juga sebaliknya, jika pasutri menginginkan kehadiran anak berjenis kelamin perempuan, sang suami dianjurkan sering mengonsumsi sayur- sayuran sedangkan sang istri dianjurkan sering makan daging.

"Kalau mau anak cewek, suaminya sayur, istrinya daging. Karena ketika sang istri makan daging, suasana Miss V-nya menjadi asam," imbuhnya lagi.

Selain itu yang perlu diingat, pasutri melakukan hubungan intim pada saat memasuki masa ovulasi.

Pada masa ini, peluang terjadinya kehamilan sangat besar terjadi.

"Hubungan seks dilakukan tepat pada saat ovulasi, artinya hari ke 14 dihitung dari saat mens yang pertama. ini keberhasilannya mencapai 70-75 persen," pungkasnya.

(Serambinews.com/Firdha Ustin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved