Minggu, 10 Mei 2026

Jurnalisme Warga

Uniki, Pusat Literasi Komunitas Milenial

Uniki merupakan sebuah lembaga pendidikan di bawah payung Yayasan Kebangsaan Bireuen dan Yayasan Bina Bangsa Lhokseumawe.

Tayang:
Editor: mufti
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Dr. RITA MEUTIA, S.E., M.Si, Ak., Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK), melaporkan dari Kota Juang, Bireuen 

Dr. RITA MEUTIA, S.E., M.Si, Ak., Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK), melaporkan dari Kota Juang, Bireuen

UNIVERSITAS Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki) merupakan kampus yang baru seumur  jagung. Tanggal 30 April 2023 lalu baru genap tiga tahun.

Perguruan tinggi ini berpusat di Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh. Uniki merupakan sebuah lembaga pendidikan di bawah payung Yayasan Kebangsaan Bireuen dan Yayasan Bina Bangsa Lhokseumawe.

Kampus yang berdekatan dengan Dayah Al-Madinatuddiniyah, salah satu dayah terkenal di Aceh, binaan Abu Tumin di Desa Blang Bladeh, Bireuen. Kedekatannya bagaikan dua sejoli yang sedang merajut cinta akan ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama.

Selain berpusat di Bireuen, Uniki juga memiliki kampus yang berada di Buket Rata, Kota Lhokseumawe. Adapun Rektor Uniki saat ini adalah Prof Dr Apridar SE, MSi. Selain  letaknya yang sangat strategis, yakni di persis di pinggir jalan nasional Medan-Banda Aceh, kampus ini juga memiliki gedung-gedung yang megah berarsitektur Turki. Ditandai dengan kubah hijau. Kebersihannya pun sangat terjaga. Semua itu sangat sesuai dengan lakabnya yang menggunakan nama Islam, yakni Universitas Islam Kebangsaan Indonesia, disingkat Uniki.

Kampus yang berdiri apik di lahan sekitar 3 hektare ini memiliki berbagai sarana pembelajaran serta fasilitas pendukung lainnya. Kampus ini benar-benar didirikan dengan target agar masyarakat memiliki tempat terbaik untuk menggembleng putra-putrinya dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya insani. Berbagai persyaratan yang ditetapkan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) terus diupayakan secara maksimal.

Riwayat Uniki bermula saat suami Hj Nuryani Rahman, yakni Dr Amiruddin Idris MSi, pada tahun 2007 (di pengujung masa jabatannya sebagai Wakil Bupati Bireuen) mendirikan satu yayasan baru, yaitu Yayasan Kebangsaan Bireuen dan mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Kebangsaan.

Amiruddin selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen mendidirikan STIE pada 12 Muharam 1428 H, bertepatan dengan tanggal 31 Januari 2007 M.

Awalnya sekolah tinggi ini menyewa toko milik Pemkab di Jalan Kayee Jatoe Titian Rumbia dan ternyata berkembang bagus. Lalu tahun 2010 lokasi Kampus STIE pindah ke Desa Blang Bladeh dan ternyata kampus baru ini sangat diminati kawula muda Bireuen dan sekitarnya. Masyarakat banyak yang memilih STIE Kebangsaan sebagai tempat kuliah.

Tahun 2018 Yayasan Kebangsaan Bireuen bersama Yayasan Bina Bangsa Lhokseumawe menggabungkan pengelolaan perguruan tinggi yang ada di kedua yayasan tersebut menjadi satu, dinamakan Uniki, dan telah memiliki SK dari Menristekdikti Nomor 342/KPT/I/2019 tanggal 30 April 2019. Kampus utamanya berada di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Blang Bladeh, Bireuen. Sedangkan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) berada di Kampus Lhokseumawe, tepatnya di Simpang Alue Awe, Jalan Medan-Banda Aceh, Kota Lhokseumawe.

Di kampus ini jiwa kewirausaan terus dipatrikan kepada mahasiswanya. Bagi mereka yang kuliah di Fakultas Pertanian dan Peternakan diberikan bibit ternak untuk dilakukan observasi dan pembelajaran yang terintegrasi. Sehingga, terciptanya  ‘linkage’ antara mata kuliah dengan dunia usaha. Jadi,  mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga malakukan praktik pemeliharaan sekaligus turut serta sebagai pengusaha pemula.

Dalam waktu singkat, pengembangan fakultas yang dikelola Uniki bertambah menjadi enam fakultas, yaitu: 1) Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan Prodi Manajemen dan Prodi Akuntansi; 2) Fakultas Hukum dan Syariah dengan Prodi Hukum dan Prodi Paralegal; 3) Fakultas Komputer dan Multimedia dengan Prodi Informatika jenjang S1, dan Prodi Teknologi Informasi; 4) Fakultas Pertanian dan Peternakan dengan Prodi Sains Pertanian dan Prodi Peternakan; 5) Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan dengan Prodi Pendidikan Jasmani. 6) Fakultas Teknik.

Mahasiswa disantrikan

Di bawah kepemimpinan Prof Apridar, Uniki mewajibkan mahasiswi dari luar Kota Bireuen yang tinggal di rumah susun sewa (rusunawa)  atau asrama mahasiswa dengan fasilitas hotel bintang tiga, untuk mengikuti kegiatan akademik ekstra, yaitu pembelajaran Al-Qur’an dan berbagai kajian ilmu agama.

Program eksklusif tersebut dicanangkan agar para lulusan nantinya memiliki keterampilan tambahan, dibandingkan dengan universitas umum lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved