Selasa, 7 April 2026

Peristiwa

Pemancing di Langsa Meninggal Tenggelam, Satu Orang Selamat 

Sementara teman korban, Andi Syahputra (39) warga Gamoong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, selamat dan

Penulis: Zubir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Foto Humas Polres Langsa
Petugas Kepolisian saat mengevakuasi korban dari boat nelayan di Pelabuhan Kuala Langsa. 

Laporan Zubir l Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Seorang pemancing, Endi Syahputra (31) warga Lorong Seri Gampong Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro, meninggal tenggelam karena sampan mesinnya terbalik.

Musibah sampan terbalik ini terjadi kawasan pesisir Kuala Langsa, pada Minggu (27/8/2023) sekitar pukul 14.00 WIB di

Sementara teman korban, Andi Syahputra (39) warga Gamoong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, selamat dan dirawat Dirawat di RSUD Langsa.

Baca juga: Yuni Shara Mengaku Tak Permasalahkan soal Pendamping Hidup Baru: Merdeka Sendiri

Demikian disampaikan Kapolres Langsa AKBP Muhammadun, SH, melalui Kapolsek Langsa Barat Iptu Hufiza Fahmi, SH, MH, Senin (28/8/2023).

Kapolsek menceritakan kronologis kejadian berawal pada Minggu pukul 14.00 WIB dua nelayan Gampong Kuala Langsa Rudi Ishak dan Fadil hendak pulang dari laut.

Namun dalam perjalanan pulang, dari kejauhan nelayan itu melihat ada perahu atau sampan yang terbalik di sekitar Alur Bate.

Waktu itu mereka melihat ada korban selamat Andriansyah Putra sedang memegang sampan mesin tersebut.

Sedangkan korban meninggal An Endi Syahputra mereka temukan dalam kondisi meninggal mengapung di laut itu.  

Saat itu juga kedua nelayan (saksi) membawa korban selamat dan meinggal ke Pelabuhan Kuala Langsa.

Kemudian aparat Kepolisian yang mendapatkan laporan itu membawa kedua korban ke RSUD Langsa. 

Menurut keterangan korban selamat, jelas Iptu Hufiza, Minggu (27/8/2023) pukul 06.00 WIB Andi Syahputra dan korban meninggal berangkat memancing dari Pelabuhan PT Api Gampong Alur Dua.

Usai memancing di laut dengan sampan mesin, kedua korban sekira pukul 13.00 WIB hendak kembali pulang ke pelabuhan PT Api.

Akan tetapi naas, saat kedua korban pulang memancing sampan mesin mereka gunakan masuk air banyak.

Lalu tiba-tiba datang angin kencang membuat air terhepas semakin banyak masuk ke perahu, sehingha perahu mereka terbalik. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved