Kasus Imam Masykur
Namanya Ikut Digiring, Ketua PAS Akhyar Kamil Buka Suara, Bantah Terlibat Dalam Peredaran Tramadol
Kasus ini pun semakin melebar dan menuai beragam anggapan, termasuk soal sosok-sosok yang berperan dalam peredaran obat tersebut.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Taufik Hidayat
"Selama 24 tahun (di tanah rantau) saya tidak pernah satu kalipun memberikan bantuan kepada warga Aceh yang tersangkut narkoba. Saya anti kepada narkoba," sebut Akhyar.
"Jadi kalau dikait-kaitkan dengan narkoba, silahkan tanyakan kepada yang bersangkutan, tunjukkan bukti-buktinya, laporkan ke pihak berwajib. Jika memang saya dianggap, silahkan tunjukkan buktinya. Biar kasus ini terang benderang tidak jadi fitnah di lingkungan masyarakat," sambungnya.
Akhyar pun meminta kepada masyarakat Aceh untuk saat ini berfokus pada kasus yang menimpa Imam Masykur (25), pemuda asal Bireuen yang meninggal dunia akibat dianiaya oleh oknum Paspampres dan TNI.
Menurutnya, jika masyarakat terus menyebarkan isu terakit obat-obatan, maka kasus penganiayaan warga Aceh ini akan tenggelam.
"Harusnya kita mendukung dulu proses hukum terhadap tersangka (kasus penganiayaan). Hari ini kita lihat ada opini-opini masyarakat tertentu menggiring kasus meninggalnya Imam Masykur ke (persoalan) obat taramadol," terangnya.
Baca juga: Dokter Edi Kaget Tramadol Bisa Disalahgunakan Seiring Kasus Oknum Paspampres Tewaskan Imam Masykur
Baca juga: Kisah Wartawan Kompas Pernah Ditawari Tramadol di Tanah Abang: Mereka Sebut Dodol, Harganya Segini
"Ini saya rasa sangat keliru. Kasus Imam Masykur bisa tenggelam dengan opini soal tramadol," sambung Akhyar.
Akhyar yang merupakan kelahiran Matang Bayu, Kecamatan Baktiya Barat Aceh Utara pada tahun 1973 ini sudah lama hijrah ke Jakarta.
Sejak 2011, ia juga telah merintis usaha yang bergerak di bidang konsultan perbankan bernama PT Akhyar Sejahtera.
Selain usaha tersebut, ia juga mendirikan perusahan yang bergerak di bidang keamanan yang diberi nama PT Putra Abadi Sejati.
"PT ini bergerak di bidang badan usaha jasa pengamanan (BUJP). Kita merekrut putra-putra Aceh atau yang bukan Aceh, yang terbaik, berbadan sehat untuk dijadikan security," jelasnya.
"Lalu kita tempatkan di perusahaan lain sesuai dengan permintaan," sambungnya.
Akhyar Kamil juga diketahui ikut dalam kontes Pemilu 2024 untuk memperebutkan kursi DPD RI.
Wawancara ekslusif bersama Akhyar Kamil selengkapnya dapat disimak dalam video berikut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Wawancara-eksklusif-bersama-Ketua-PAS-Akhyar-Khamil.jpg)