Kasus Imam Masykur
Namanya Ikut Digiring, Ketua PAS Akhyar Kamil Buka Suara, Bantah Terlibat Dalam Peredaran Tramadol
Kasus ini pun semakin melebar dan menuai beragam anggapan, termasuk soal sosok-sosok yang berperan dalam peredaran obat tersebut.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM - Ketua umum Persaudaraan Aceh Seranto (PAS), Akhyar Kamil, SH buka suara terkait isu soal dirinya memiliki keterkaitan dengan peredaran obat tramadol.
Diketahui, nama obat keras ini cukup ramai diperbincangkan usai kasus penganiayaan yang berujung kehilangan nyawa seorang warga Aceh, Imam Masykur (25).
Banyak pihak yang mengait-ngaitkan kasus penganiayaan tersebut dengan penjualan tramadol.
Kasus ini pun semakin melebar dan menuai beragam anggapan, termasuk soal sosok-sosok yang berperan dalam peredaran obat tersebut.
Nama Akhyar Kamil juga ikut diseret-seret dengan isu peredaran tramadol.
Di sejumlah postingan khususnya di media sosial TikTok, bahkan ada yang menyuarakan agar sosok tokoh Aceh di Tangerang itu ditangkap.
Dalam wawancara ekslusif bersama Serambi yang tayang di YouTube Serambinews, Jumat (1/9/2023), Akhyar membantah semua tudingan yang mengaitkan dirinya dengan peredaran tramadol.
Baca juga: Pemuda Aceh Diduga Banyak Terlibat dalam Kartel Obat Ilegal Tramadol, Begini Kata Partai Aceh
"Saya belum pernah terlibat dalam jaringan obat tersebut. Saya belum pernah jadi sales, belum pernah jadi agen, belum pernah jadi distributor, belum pernah punya pabrik, dan belum pernah punya satupun toko obat," akunya dalam wawancara ekslusif bersama Serambinews via sambungan Zoom.
Akhyar mengaku telah mengetahui soal isu yang menyinggung dirinya tersebut.
Namun hal itu tidak ia hiraukan, lantaran menurutnya isu itu merupakan isu murahan dan dilakukan oleh pihak yang memiliki kepentingan tertentu, dengan memanfaatkan situasi saat ini.
"Kapan lagi memanfaatkan isu-isu kalau bukan dalam kesempitan. Namun saya menyikapi hal itu dengan senyum saja, karena saya tidak pernah melakukan hal itu," tegasnya lagi.
Aktivis sosial ini menyebut, sebagai warga sipil yang mengetuai organisasi sosial, ia memang sering membantu masyarakat Aceh sesama perantau.
Ia juga mengaku sering memberi perlindungan hukum bagi warga Aceh perantau yang memiliki masalah baik dalam pekerjaan atau usahanya.
Baca juga: Tramadol Diduga Berada Dalam Pusaran Penculikan dan Pembunuhan Imam Masykur: Golongan Narkotika?
Terkait dengan tindak pidana yang dilakukan oleh warga Aceh di perantuan, ujarnya, itu menjadi tugasnya pihak berwajib.
Sementara untuk permasalahan yang berkaitan dengan narkotika, ia mengaku tidak pernah membantu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Wawancara-eksklusif-bersama-Ketua-PAS-Akhyar-Khamil.jpg)