Kupi Beungoh
Membaca Gerak Politik Sofyan Dawood, Aneh Tapi Terbuka Memberi Kejutan
Kejutan terkini dari mantan Juru Bicara Gerakan Aceh Merdeka itu kesediaannya menjadi Caleg DPR RI
Oleh: Risman Rachman*)
Jika tidak ada kejutan, maka bukan Sofyan Dawood namanya.
Begitulah publik membaca secara cepat tentang sosok yang akrab dipanggil Bang Yan.
Kejutan terkini dari mantan Juru Bicara Gerakan Aceh Merdeka itu kesediaannya menjadi Caleg DPR RI.
Itu saja sudah kejutan. Pasalnya, sejak Aceh damai, Ban Yan tidak pernah mau menjadi pejabat eksekutif atau pejabat di legislatif.
Beliau lebih memilih menjadi “aktor di belakang layar” untuk semua hajatan politik yang berlangsung baik di skala nasional maupun skala politik lokal Aceh.
Dan, makin menjadi kejutan karena sosok yang pernah membuat kegaduhan di penjara Keudah, Malaysia (1991) itu, memilih jalur PDI Perjuangan.
Pasalnya, di Aceh PDIP bisa dibilang partai yang paling sering diserang isu-isu negatif.
Baca juga: Sofyan Dawood, dari Cot Trieng, Helsinki, Hingga Membidik Senayan
Serangan politik terhadap PDIP itu tentu dampak politik dari kampanye perlawanan di masa konflik, dahulu.
Soekarno masih terus dilihat sebagai Presiden RI yang ingkar janji.
Dan Megawati masih saja dinarasikan sebagai penyebab jatuhnya banyak korban dari rakyat di Aceh semasa diterapkan kebijakan Darurat Militer.
Narasi itu pasti muncul saban datangnya musim pemilu. Akibatnya, peroleh suara PDI P di Aceh bisa dibilang tidak pernah berjaya sebagaimana partai-partai lainnya baik parnas maupun parlok.
Itu bukan berarti PDIP tidak punya jejak sukses di Aceh. Pada periode 2014-2019 PDIP punya seorang wakil dari Aceh untuk di Senayan yaitu Tagore Abubakar yang sukses meraih 64.159 suara di Dapil Aceh 2.
Sayangnya, pada Pileg 2019 Tagore gagal kembali ke Senayan. Hal itu disinyalir karena saat bertugas di DPR RI, Tagore tampil ekslusif untuk daerah tertentu saja di Aceh.
Pada Pemilu 2019, bisa dibilang bukan hanya Tagore yang kalah. Jokowi sebagai kader PDIP juga kalah di Aceh untuk perolehan suara Pilpres 2019.
Baca juga: Sofyan Dawood Sebut Eks Kombatan Komit Jaga Damai, Tapi Kecewa Persoalaan Aceh tak Tuntas Era SBY
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.