Berita Aceh Tamiang
Isu Beras Plastik Merebak di Aceh Tamiang, KTNA Minta Pemkab tidak Diam
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang diminta menyikapi isu beras plastik agar tidak menjadi polemik.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Perbedaan mencolok lainnya kata dia reaksi beras ketika diremas di tangan memberi dampak lengket seperti lem.
Rasyidin yang sudah terlanjur curiga beras bantuan itu mengandung plastik langsung berhenti mengonsuminya.
“Lengketnya lain, seperti lem. Kita bersihkan pakai air pun susah,” kata dia yang sempat mengalami pusing usai mengonsumsi beras itu.
Dijelaskannya beras ukuran 10 kilogram itu merupakan bantuan dari pemerintah pusat untuk warga yang terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH).
Biasanya beras yang dikemas dalam karung bertuliskan Bulog itu mereka ambil di Kantor Pos.
Baca juga: Warga Aceh Timur Ini Mengaku Video Klarifikasinya Atas Isu Beras Plastik atas Inisiatif Sendiri
“Tapi yang terakhir ini diantar sama perangkat Kampung,” kata dia.
Kadis Pangan, Kelautan dan Perikanan, Asmai ketika dikonfirmasi menegaskan pihaknya tidak dilibatkan dalam penyaluran beras ini.
Peran mereka hanya mengecek jumlah pengiriman sesuai dengan kebutuhan di Aceh Tamiang.
“Kami ada datang ke gudang Bulog di Langsa, tapi hanya memastikan jumlah sesuai dengan kebutuhan, bukan kapasitas kami mengecek kualitasnya,” kata Asmai. (mad)
Baca juga: Bertemu Pimpinan Pesantren, Pj Wali Kota Langsa Wacanakan Bentuk Dinas Pendidikan Dayah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/isu-beras-plastik-di-Aceh-Tamiang_2023.jpg)