OPINI

Mencari Pemimpin yang Mempunyai Personal Keacehan

Putra Aceh saat ini hanya pada posisi Wakil Menteri Kominfo yaitu Nezar Patria, sebelumnya ada Dr Sofyan Djalil.

Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Dahrul Fikri 

 

Oleh: Dahrul Fakri

Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat  Fakultas Kedokteran USK

BILA kita melihat realita di Aceh saat ini mau kita sadari atau tidak kita sadari bahwa Aceh sedang dalam masa krisis kepemimpinan. Kinerja pemimpin Aceh dalam beberapa tahun ini tentu masih belum sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat Aceh, dimana salah satu instrumennya adalah tingkat kemiskinan masih tinggi.

Belum lagi dikancah Nasional tidak banyak putra-putri terbaik Aceh yang terlibat di Pemerintah Pusat. Putra Aceh saat ini hanya pada posisi Wakil Menteri Kominfo yaitu Nezar Patria, sebelumnya ada Dr Sofyan Djalil.

Muncul pertanyaan besar, apa yang salah dengan generasi Aceh saat ini, bukankah bila kita melihat masa lalu begitu banyak pemimpin Aceh yang mempunyai Personal Mastery ke Aceh-an seperti Sultan Iskandar Muda, Teuku Umar, Tgk. Chik Ditiro, bahkan wanita-pun begitu gemilang pada masanya, contoh saja Laksamana Malahayati, Cut Nyak Dhien, Cut Mutia dan masih banyak lainnya yang tidak mungkin penulis sebutkan satu-persatu.

Baca juga: Evaluasi dan Harapan Menuju Satu Dekade Pemberlakuan Qanun Hukum Jinayah di Aceh

Apakah kedepan putra-putri terbaik Aceh mampu tambil untuk memimpin dan memajukan tanah rencong ini. Apakah perguruan tinggi dan dayah/pesantren di Aceh mampu melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik Aceh kedepan, setelah generasi sebelumnya seperti Prof. Ali Hasyimi, Prof. Dr. Ibrahim Hasan dan Prof. Dr. Syamsuddin Mahmud, ini merupakan tantangan besar bagi pemuda-pemudi Aceh untuk mengejar ketinggalan.

Sebentar lagi kita akan memilih pemimpin untuk memimpin Aceh minimal 5 tahun kedepan, bagaimana cara (trik-trik) memilih pemimpin yang mempunyai Personal Mastery ke Aceh-an, jangan sampai pemimpin hanya menjalankan rutinitas saja, pagi jam 8.00 masuk kantor, jam 16.00 pulang setiap bulan menerima gaji, honor, tunjangan, perjadin dan lainnya, tapi masyarakat Aceh tidak mendapatkan apa-apa.

Penulis ingin mengingatkan rakyat Aceh bahwa tahun 2027 Dana Otsus akan berakhir, seandainya pemimpin Aceh ke depan tidak mempunyai Personal Mastery ke Aceh-an, maka masyarakat Aceh akan lebih terpuruk lagi dari segi ekonomi dan kesehatan, dimana kedepan mungkin pemerintah Aceh tidak akan mampu lagi membayar Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), maka penulis mengajak masyarakat Aceh jangan sampai memilih pemimpin tapi tidak tidak punya Personal Mastery ke Aceh-ab, kita berharap siapapun calon pemimpin Aceh kedepan mau berdebat di kampus-kampus terbaik Aceh, biar kita melakukan seleksi siapa diantara mareka yang punya Master Plan/Grand Desain terbaik untuk memajukan Aceh.

Baca juga: Evaluasi dan Harapan Menuju Satu Dekade Pemberlakuan Qanun Hukum Jinayah di Aceh

Masih dalam momentum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita belajar kembali bagaimana kepemimpinan Rasullah mengubah Bangsa Arab Jahiliyah menjadi bangsa Arab yang Islamiah, dan bagaimana Rasul tampil gemilang dalam semua Aspek kehidupan masyarakat pada masa itu, potret kepemimpinan Nabi Muhammad SAW mudah digambarkan dan diterapkan dalam sendi-sendi kehidupan kita, akan tetapi bila kita melihat realita hari ini seperti jauh sekali konsep itu, padahal konsep itu pernah membuat Islam berjaya berabad-abad lamanya.

Apa itu Personal Mastery

Menurut Senge (1990:142) Personal Mastery adalah sebuah usaha yang dilakukan secara terus-menerus untuk memperjelas dan memperdalam visi dengan cara memusatkan energi, mengembangkan kesadaran dan dapat memahami realitas dengan obyektif untuk mencapai tujuan.

Dalam seorang diri pemimpin harus mempunyai Personal Mastery ke Aceh-an supaya pemimpin dapat memahami bagaimana cara untuk memajukan Aceh dan mampu membangkitkan dan menciptakan perubahan, misalnya selama ini Aceh provinsi termiskin di regional Sumatera, kedepan Aceh bisa bangkit dari semua aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi dan aspek syariat islamnya serta menjadi provinsi yang maju dan terdepan di ujung barat sumatera.

Bagaimana Mencari Pemimpin yang Mempunyai Personal Mastery ke Aceh-an

Pertama bagaimana ciri-ciri pemimpin yang mempunyai Personal Mastery ke Aceh-an yaitu

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved