Gebyar PKA 8 2023

19 Kabupaten/Kota di Aceh Memulai Tradisi Lomba Boh Gaca di PKA-8 2023

Ketua Dewan Juri, Irmayani Ibrahim mengatakan Boh Gaca merupakan tradisi Aceh dalam adat perkawinan yang harus dilestarikan oleh generasi ke generasi.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/AGUS RAMADHAN
Kontingan Lhokseumawe memperlihatkan hasil ukiran inai dalam perlombaan Boh Gaca, dalam rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA)-8 2023, di Museum Aceh, Banda Aceh, Selasa (7/11/2023) 

Sementara itu, official Boh Gaca dari Aceh Barat Daya (Abadya), Asyiah mengatakan mereka mengambil kreasi ukiran ‘Rumpun Biluluk’, yang merupakan motif asal Abdya.

“Kenapa kita ambil ukiran ini, karena Biluluk itu berasal dari daun kelapa. Pohon kelapa memiliki kegunaan dari ujung akar sampai pucuk dan lidinya,” ujarnya.

Selain Rumpun Bililuk, mereka juga memasukan ukiran ‘Limpuen’ pada pergelangan calon pengantin wanita, yang melambangkan keakuran dalam membangun rumah tanggan.

“Pada jari tengah ada ukiran keris yang melambangkan kekuatan dalam rumah tangga. Ada ukiran padi yang merupakan hasil alam Abdya ‘Breuh Sigupai’.

Lalu ukiran rempah seperti biji lada, kayu manis, lawing yang merupakan hasil dari Abdya,” ujarnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved