Berita Banda Aceh
Jaga Pelayanan Kesehatan Masyarakat Aceh, Irfansyah: Jangan Coba-coba Hapus JKA
Setelah sebelumnya, BPJS Kesehatan mengirimkan Surat Peringatan kedua (SP2) kepada Pemerintah Aceh terkait JKA.
Penulis: Imran Thayib | Editor: Imran Thayib
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota DPR Aceh, Irfansyah meminta Pemerintah Aceh untuk segera memberikan kepastian terhadap keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).
Politisi Partai Aceh ini menilai JKA merupakan salah satu program unggulan di Tanah Rencong.
Terlebih, selama ini, program tersebut sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan akses kesehatan gratis.
"Mari kita saling turunkan ego sektoral satu sama lain terlebih dahulu. JKA harga mati, tidak ada tawar menawar. Dengan adanya JKA, orang Aceh dengan berbagai macam latar belakang sangat terbantu dalam berobat," tegas Dek Fan–sapaan akrab Irfansyah–kepada Serambinews, Selasa (7/11/2023) malam.
Baca juga: PA Kembali Percayakan Irfansyah sebagai Caleg DPRA Dapil Langsa dan Aceh Tamiang, Ini Kata Dek Fan
Baca juga: Mantan Ketua dan Pengurus PNA Kota Langsa Dukung Irfansyah
Baca juga: Irfansyah Khitan Massal 60 Anak Yatim dan Fakir Miskin di Langsa
Baca juga: Irfansyah, Anak Muda yang Peduli Duafa dan Dayah
Ia menyampaikan, publik saat ini harap-harap cemas menunggu kepastian JKA.
Setelah sebelumnya, BPJS Kesehatan mengirimkan Surat Peringatan kedua (SP2) kepada Pemerintah Aceh terkait JKA.
Persoalan utamanya adalah tunggakan utang yang harus dibayarkan Pemerintah Aceh kepada BPJS Kesehatan berjumlah Rp 784,2 miliar.
"Publik Aceh kini sedang dak-dik-duk jantungan menunggu jadi apa tidak JKA diperpanjang. Kalau tidak, maka akan jadi catatan kelam sekaligus dosa besar Pemerintah Aceh terhadap rakyatnya," ujarnya.
"Saya tidak bisa membayangkan kalau ada upaya penghapusan JKA. Namun saya memilih husnudhan, Insya Allah kolaborasi lintas stekeholder di Aceh, JKA bisa berumur panjang. Amin," sambung Dek Fan.
Karena itu, ia mendorong Pemerintah Aceh untuk lebih memprioritaskan JKA terlebih dulu.
Setelah itu, Pemerintah Aceh baru kemudian melanjutkan fokus ke sektor pembangunan lainnya.
"Pastikan JKA berlanjut, itu wajib. Sedangkan agenda lainnya, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut tahun 2004 juga perlu.”
“Tapi, jangan sampai lebih mengejar agenda beberapa tahunan, ketimbang hajat hidup orang Aceh yang skala prioritasnya bukan saja per hari, tapi setiap waktu. Kesehatan itu mahal, maka Pemerintah Aceh musti hadir," pesan Politisi Partai Aceh asal Kota Langsa tersebut.(*)
Baca juga: Jelang Liga Champions, Ini Alasan Suporter Celtic Kibarkan Bendera Palestina, Tak Peduli Sanksi UEFA
Baca juga: Teuku Wisnu Galang Donasi untuk Palestina, Berhasil Kumpulkan Rp2 Miliar, Sujud Syukur
Baca juga: Ikut Hadiri Pelepasan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina, Syifa Hadju Ajak Berdonasi Lewat Kitabisa
Baca juga: Aksi Bela Palestina di Monas, Menlu Retno Baca Puisi: Indonesiaku Pantang Mundur, Terus Membantumu
JKA
Jaminan Kesehatan Aceh
Jaminan Kesehatan Aceh (JKA)
Partai Aceh
DPRA
Anggota DPRA
Irfansyah
Jaga Pelayanan Kesehatan Masyarakat Aceh
Irfansyah: Jangan Coba-coba Hapus JKA
Serambinews.com
Korban TPPO di Kamboja Dipulangkan ke Aceh, Ibunya Menangis dan Memeluk Anaknya Saat Bertemu |
![]() |
---|
XLSMART Meriahkan Aceh dengan Smartfren Fun Run 2025 |
![]() |
---|
Buron Pemerkosa Anak di Sabang Ditangkap Saat Hendak Melaut di TPI Lampulo |
![]() |
---|
Mualem dan PT PEMA Temui Menteri Bappenas, Ini yang Dibahas |
![]() |
---|
BLK Banda Aceh Lagi Buka 13 Pelatihan Gratis 2025, Ada Menjahit Bakery hingga Barista, Cek Syaratnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.