Minggu, 12 April 2026

Berita Banda Aceh

Ketua DPRK Banda Aceh Motivasi Siswa Jadi Legislator 

Di hadapan para siswa, Farid menjelaskan seluk-beluk seorang pemimpin hingga menjadi perwakilan masyarakat atau wakil rakyat di parlemen.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nur Nihayati
Dok Humas
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar foto bersama dengan sejumlah siswa saat menyemarakkan Hari Anak Sedunia (World Children’s Day) di gedung DPRK setempat pada Senin (20/11/2023). HUMAS DPRK BANDA ACEH 

Di hadapan para siswa, Farid menjelaskan seluk-beluk seorang pemimpin hingga menjadi perwakilan masyarakat atau wakil rakyat di parlemen.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, berbagi pengalaman menjadi legislator bersama sejumlah siswa di Kota Banda Aceh dalam rangka menyemarakkan Hari Anak Sedunia atau World Children’s Day, Senin (20/11/2023).

Untuk melihat langsung bagaimana legislator bekerja, belasan siswa yang dikoordinasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Banda Aceh dan Unicef Perwakilan Aceh, berkunjung ke DPRK Banda Aceh dalam agenda Sehari Menjadi Pemimpin atau Youth Take Over.

Di hadapan para siswa, Farid menjelaskan seluk-beluk seorang pemimpin hingga menjadi perwakilan masyarakat atau wakil rakyat di parlemen.

Baca juga: Peringati Hari Anak Sedunia 2023, UNICEF Aceh Ajak Semua Pihak Bangun Wadah yang Mendukung Anak-Anak

Para siswa juga mendapat kesempatan untuk bersimulasi menjadi legislator di ruang sidang paripurna.

Mereka praktik langsung cara mengambil, merumuskan, hingga melahirkan kebijakan berupa regulasi.

Di sela-sela simulasi tersebut, Farid juga memotivasi siswa bahwa kesempatan untuk duduk di kursi legislatif hanya bisa diraih jika mereka memanfaatkan masa mudanya dengan belajar sebaik-baiknya.

Jika kemenangan itu diibaratkan dengan medali emas, maka itu tidak akan bisa diperoleh tanpa kerja keras, tanpa keyakinan, atau tanpa nyali yang kuat.

Baca juga: Tahajud Sebagai Terapi Stres

"Seorang petarung sebenarnya adalah ketika ia jatuh, kemudian kembali bangkit berdiri. Begitu juga pemuda, selama masih memiliki kesempatan untuk berbuat, selama itu pula perjuangan meraih keberhasilan itu masih ada," katanya.

Ketua DPD PKS Banda Aceh ini menyampaikan, momentum Hari Anak Sedunia merupakan kesempatan bagi semua pihak untuk mengapresiasi perjuangan anak di dunia. 

Di sisi lain, Farid juga mengajak mereka untuk merefleksikan bagaimana kehidupan anak-anak di Palestina yang saat ini sedang berada dalam situasi perang.

Berbeda dengan anak-anak di negara lainnya yang bisa hidup aman, nyaman, dan damai. Namun, anak-anak Palestina sangat tegar, kuat, dan tidak menyerah menghadapi kenyataan buruk.

"Oleh karenanya, kita perlu bersyukur hidup aman dan damai di sini. Keadaan seperti ini janganlah disia-siakan, tetapi gunakan untuk belajar dan bekerja keras guna mencapai keberhasilan, bahkan menjadi seorang pemimpin di mana pun yang bermanfaat bagi masyarakat.

Manfaatkanlah masa muda ini, karena masa itu tidak terulang kedua kalinya," ujarnya.

Farid berharap, peringatan Hari Anak Sedunia harus menjadi momentum dalam memberikan perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan seluruh anak di dunia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved