Debt Collector Jadi Tersangka, 6 Kali Tembak Nasabah Pakai Airsoft Gun, Begini Kondisi Korban
Penembakan ini terjadi di Dukuh Gemah, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (23/11/2023).
SERAMBINEWS.COM - Debt collector yang menembak nasabah pakai airsoft gun, kini ditetapkan jadi tersangka.
Penembakan ini terjadi di Dukuh Gemah, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (23/11/2023).
Kabar penetapan SA (30), debt collector tersebut, sebagai tersangka disampaikan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Karanganyar AKP Setiyoko.
"Pelaku SA, sudah kami tetapkan sebagai tersangka atas kejadian penganiayaan terhadap warga Berjo," ujarnya, Jumat (24/11/2023), dikutip dari Tribun Solo.
Soal asal muasal SA mendapat airsoft gun, Setiyoko mengatakan bahwa polisi masih menyelidikinya.
Tersangka SA bakal dijerat dua pasal, yaitu Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam.
Transaksi di depan rumah korban
Kasus tersebut berawal saat ibu dan istri korban meminjam uang ke koperasi yang ada di Kecamatan Kebakkramat.
Sang ibu meminjam Rp 1 juta dengan angsuran Rp 150.000 per bulan. Sementara istrinya meminjam Rp 1,5 juta dengan cicilan Rp 225.000 per bulan.
Di hari kejadian pelaku SA datang menagih ke rumah DA bersama rekannya, Ry. Ibu dan istri DA kemudian membayar tagihan dengan cara mentransfer ke rekening milik Ry.
Bukannya pulang, SA malah tetap berada di rumah DA dengan alasan akan melakukan transaksi dengan nasabah lain yang akan membayar angsuran.
DA pun meminta SA agar tak melakukan transaksi di depan rumahnya, karena urusan tagihan dengan keluarganya sudah selesai.
DA dan SA pun terlibat cekcok. Lalu SA menembakkan air soft gun jenis revolver ke korban.
Dengan kondisi penuh luka, korban melarikan diri ke kantor polisi.
Kapolsek Ngargoyoso Iptu Sri Hajar Budianto, memerintahkan 2 personil siaga dan 2 personil Reskrim untuk mendatangi lokasi kejadian.
Setelah sampai di lokasi kejadian ternyata pelaku sudah tidak ada.
"Selanjutnya personil Polsek Ngargoyoso melakukan pencarian di seputaran pertokoan di pertigaan Nglorok Desa Berjo, dan akhirnya pelaku diamankan di sana dan selanjutnya dibawa ke Mako Polsek Ngargoyoso," ungkap dia.
"Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu senjata Airsoftgun jenis Revolver 38 S & W, SPL bersama selongsong sebanyak 6 butir dan sebuah Pisau," pungkasnya.
Baca juga: Sosok DA, Pria Karanganyar 6 Kali Ditembak Debt Collector, Peluru di Tubuh Korban Berhasil Diangkat
Kata Polisi
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Karanganyar AKP Imam menjelaskan, debt collector tersebut menembak korban menggunakan airsoft gun berjenis revolver.
"Airsoft gun jenis revolver ditembakkan ke arah korban sebanyak enam kali," ungkapnya, Kamis.
Akibatnya, korban mendapat tiga luka tembak pada bagian kepala belakang dan satu di bagian kening.
Lalu, dua tembakan lain mengenai telinga kiri dan dahi.
Peristiwa bermula saat SA mendatangi rumah korban untuk menagih angsuran.
DA lantas mentransfer uang angsuran yang ditagih SA.
Usai mentransfer, DA meminta SA untuk segera pulang.
Akan tetapi, diduga terjadi kesalahpahaman, mereka terlibat adu mulut.
Saat itulah DA mengeluarkan airsoft gun, dan kemudian menembakkannya.
Dalam keadaan terluka, korban melarikan diri dan melaporkan kejadian yang dialaminya ke Kepolisian Sektor (Polsek) Ngargoyoso.
Setelah mendapat laporan dari korban, polisi langsung mengejar pelaku.
"Pelaku diamankan di toko fotokopi pertigaan Nglorok, Desa Berjo," tutur Imam.
Saat ini, debt collector asal Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, itu telah ditetapkan sebagai tersangka.
Baca juga: Debt Collector Tembaki Nasabah 6 Kali di Karanganyar, Alami Luka di Kepala, Cekcok Soal Angsuran
Kondisi Korban
DA (31), warga Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, mengalami luka tembak air soft gun milik penagih utang atau debt collector berinisial SA, Kamis (23/11/2023).
Korban mendapat tiga luka tembak pada bagian kepala belakang dan satu di bagian kening.
Lalu, dua tembakan lain mengenai telinga kiri dan dahi.
Usai peristiwa tersebut, korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kartini, Karanganyar.
Kasubbag Hukum dan Humas RSUD Kartini Karanganyar RM Andrianto Budi Utomo mengatakan, DA baru saja menjalani operasi pada Jumat (24/11/2023) siang.
Operasi ini dilakukan untuk mengambil peluru airsoft gun yang berada di tubuh korban.
"Peluru sudah terambil semua," ujarnya, Jumat, dikutip dari Tribun Solo.
Andri menuturkan, selepas operasi, kondisi korban stabil dan baik.
"Saat ini masih rawat inap pasca operasi," ucapnya.
Baca juga: Aksi Bela Palestina, Warga Depok Berhasil Kumpulkan Donasi Rp 2,2 Miliar
Baca juga: Viral Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Guru di Bekasi, 10 Guru Jadi Korban, Begini Kronologinya
Baca juga: Mobil Satpol PP Oleng dan Tabrak Pengendara Motor di Tanjung Priok, Dua Orang Tewas, Sopir Ditangkap
Kompas.com: "Debt Collector" yang Tembak Nasabah Pakai "Airsoft Gun" Kini Jadi Tersangka
IPPAT Sesali Pernyataan Wali Kota Langsa, Sebut Bupati Aceh Timur Debt Collector |
![]() |
---|
Wanita Pedagang Baju di Berastagi Tewas Ditikam Perampok, Pelaku Ngaku Butuh Uang Buat Lahiran Istri |
![]() |
---|
Tingkatkan Branding di Pasar Digital, Farid Gelar Pelatihan Fotografi untuk Pelaku UMKM |
![]() |
---|
Alasan Bripda MA Lempar Helm ke Pelajar SMK Sampai Kepala Pecah dan Koma, Pelaku Dipatsus |
![]() |
---|
Sosok Robin Westman, Penembak Sekolah Pakai Senjata Bertuliskan 'Bunuh Trump' dan 'Bakar Israel' |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.