Alasan Bripda MA Lempar Helm ke Pelajar SMK Sampai Kepala Pecah dan Koma, Pelaku Dipatsus

Terungkap alasan Bripda MA polisi di Banten lempar helm ke pelajar SMK berinisial VA (16) sampai jatuh dari sepeda motor dan koma hingga kepala pecah.

Editor: Faisal Zamzami
Generated by AI
POLISI LEMPAR HELM - Gambar yang dihasilkan AI pada Rabu (27/8/2025) memperlihatkan seorang anggota polisi berinisial Bripda MA diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang pelajar di Banten. Aksi itu terjadi saat Bripda MA melempar helm ke arah pengendara motor yang diketahui merupakan seorang pelajar SMK bernama Violent Agra Castillo (16). 

SERAMBINEWS.COM -  Seorang oknum polisi dari Tim Patroli Maung Presisi diduga melakukan kekerasan terhadap pelajar saat membubarkan balap liar di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, pada Sabtu (23/8/2025) malam.

Polisi berinisial Bripda MA melakukan pemukulan terhadap seorang pelajar SMKN bernama Violent Agara Casttilo (16) dengan menggunakan helm.

Akibatnya, Seorang pelajar SMKN di Kota Serang bernama Violent Agara Casttilo (16) mengalami luka-luka hingga tak sadarkan diri.

Terungkap alasan Bripda MA polisi di Banten lempar helm ke pelajar SMK berinisial VA (16) sampai jatuh dari sepeda motor dan koma hingga kepala pecah.

Adapun Bripda MA melempar helm ke arah VA hingga jatuh dari motor dan koma sampai saat ini.

Adapun alasan Bripda MA yakni karena refleks.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Palima–Pakupatan, Kota Serang, Banten pada Minggu (24/7/2025) dini hari.

Buntut aksi tersebut, VA hingga kini masih koma di ruang ICU RSUD Banten usai terjatuh dari motor akibat lemparan helm oknum polisi tersebut.

Kabid Propam Polda Banten Kombes Pol Murwoto membenarkan, bahwa anggota personel Dit Samapta Polda Banten berinisial Bripda MA melempar helm mengenai pengendara motor bernama Violent tersebut.

Kombes Murwoto menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/8/2025) sekitar pukul 02.15 WIB. 

Saat itu, personel Ditsamapta sedang melaksanakan patroli usai mendapat laporan adanya aktivitas balap liar di Jalan Palima-Pakupatan.

“Personel terbagi dua tim, masing-masing 10 orang. Tim 1 menemukan kumpulan anak muda yang langsung melarikan diri dengan sepeda motor. Pada saat yang sama, tim 2 juga melihat kendaraan roda dua yang kabur, lalu memutar arah ke jalur lambat dan berhenti di TKP,” kata Murwoto, Selasa (26/8/2025).

Sekitar pukul 02.45 WIB, salah satu motor yang melaju tanpa lampu utama disebut kaget melihat petugas yang sudah berada di badan jalan. 

Saat itulah, salah satu anggota, Bripda MA, diduga melempar helm ke arah pengendara.

“Pengendara kaget melihat petugas, sehingga salah satu personel patroli Bripda MA refleks melemparkan helm dan diduga mengenai pengendara tersebut,” jelasnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved