Konflik Palestina vs Israel

Pertukaran Tawanan Tahap 3 Tegang, Hamas Lepas 17 Sandera dan Israel Bebaskan 39 Tahanan Palestina

Beberapa sandera warga Israel diserahkan langsung kepada Israel, sementara yang lain meninggalkan Gaza melalui Mesir.

Editor: Faisal Zamzami
FADEL SENNA / AFP
Seorang tahanan Palestina memeluk ibunya setelah dibebaskan dari penjara Israel dengan imbalan sandera Israel yang dibebaskan oleh Hamas dari Jalur Gaza, di Ramallah di Tepi Barat yang diduduki pada 26 November 2023. Di hari ketiga gencatan senjata, Hamas bebaskan 17 orang sandera, termasuk 13 orang Israel dan 4 warga negara asing. 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Perjanjian gencatan senjata Israel dan Hamas berlanjut hari Minggu, (26/11/2023) ketika Hamas lepas 17 sandera, termasuk 14 warga Israel dan warga Amerika pertama.

Sementara Israel membebaskan 39 tawanan warga Palestina, dalam pelepasan tahap ketiga yang dilakukan dalam gencatan senjata empat hari. 

Beberapa sandera warga Israel diserahkan langsung kepada Israel, sementara yang lain meninggalkan Gaza melalui Mesir.

Tentara Israel mengatakan satu orang diangkut langsung ke rumah sakit.

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengatakan wanita tua tersebut "sangat sakit dan membutuhkan bantuan medis segera."

Para sandera Hamas warga Israel punya rentang usia antara 4 hingga 84 tahun, termasuk Abigail Edan, seorang gadis berusia 4 tahun yang orang tuanya tewas dalam serangan Hamas yang memicu perang pada 7 Oktober.

"Apa yang dia alami sangat tidak dapat dibayangkan," kata Biden tentang warga Amerika pertama yang dibebaskan, menambahkan dia tidak tahu kondisi anak tersebut, tetapi memastikan dia sudah berada di Israel. Biden tidak punya pembaruan tentang sandera Amerika lainnya dan mengatakan tujuannya adalah memperpanjang kesepakatan gencatan senjata selama mungkin, seperti laporan Associated Press, Senin, (27/11/2023).

Secara total, sembilan anak di bawah usia 17 tahun ada dalam daftar sandera warga Israel yang dilepas Hamas, menurut kantor PM Israel, Benjamin Netanyahu.

Baca juga: VIDEO 10 Warga Thailand Ikut Dibebaskan dalam Gencatan Senjata Pertama Israel-Hamas

 Pembebasan Tawanan Warga Palestina

Layanan Tahanan Israel mengatakan 39 tahanan warga Palestina telah dibebaskan dalam kerangka kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas

Layanan tahanan Israel kemudian mengatakan telah memulai proses pelepasan 39 tahanan Palestina. Konvoi kendaraan terlihat meninggalkan penjara militer Ofer di Tepi Barat yang diduduki, seperti laporan Times of Israel, Senin, (27/11/2023).

Pengumuman ini datang setelah 13 sandera Israel dibebaskan malam ini, bersama dengan tiga warga Thailand dan seorang warga Rusia - Israel.

Daftar 39 narapidana Palestina yang dibebaskan hari ini untuk pertama kalinya mencakup nama seorang penduduk Gaza, Alaa Fathi Abdulhadi Abu Sunima.

Abu Sunima, yang akan berusia 19 tahun dalam beberapa hari mendatang, adalah penduduk kota Rafah di selatan Jalur Gaza. Dia ditangkap pada Juni 2022, karena masuk ke Israel secara ilegal dan kepemilikan senjata/bahan peledak.

Sebelumnya, dia pernah ditahan pada November 2021, ketika mencoba menyusup melalui pagar keamanan yang memisahkan Gaza dari Israel, dan dilepaskan setelahnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved