Konflik Palestina vs Israel
Pertukaran Tawanan Tahap 3 Tegang, Hamas Lepas 17 Sandera dan Israel Bebaskan 39 Tahanan Palestina
Beberapa sandera warga Israel diserahkan langsung kepada Israel, sementara yang lain meninggalkan Gaza melalui Mesir.
Baca juga: 66 Persen Warga Israel Tolak Netanyahu jadi Perdana Menteri, Imbas Perang dengan Hamas
Upaya Memperpanjang Gencatan Senjata
Mediator internasional yang dipimpin oleh AS, Mesir, dan Qatar berusaha memperpanjang gencatan senjata yang dimulai pada hari Jumat.
Sebelum pelepasan terbaru, Netanyahu mengunjungi Jalur Gaza, di mana dia berbicara dengan pasukan.
"Kami berusaha sekuat tenaga untuk mengembalikan sandera kita, dan pada akhirnya kita akan memulangkan setiap orang," katanya, menambahkan bahwa "kita terus melakukannya hingga akhir, hingga kemenangan. Tidak ada yang akan menghentikan kita." Tidak jelas segera di mana dia pergi di dalam Gaza.
Sumber yang dekat dengan Hamas mengatakan Hamas bersedia memperpanjang gencatan senjata saat ini dengan Israel di Gaza selama dua hingga empat hari setelah berakhirnya masa berlakunya besok.
"Hamas memberitahu para perantara bahwa gerakan perlawanan bersedia memperpanjang gencatan senjata saat ini selama dua hingga empat hari. Gerakan perlawanan meyakini adalah memungkinkan untuk pelepasan 20 hingga 40 sandera Israel (tambahan)," kata sumber tersebut seperti dikutip Times of Israel hari Minggu, (26/11/2023).
Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Israel setuju untuk melepaskan tiga tahanan keamanan Palestina untuk setiap sandera Israel yang dibebaskan, dengan tambahan 10 sandera yang dibebaskan setiap hari tambahan gencatan senjata, hingga 10 hari penuh.
Jeda Pertempuran
Kesepakatan gencatan senjata membawa jeda signifikan dalam tujuh minggu perang, yang menjadi kekerasan Israel-Palestina paling parah dalam beberapa dekade dan penghancuran serta pengungsiannya yang luas di seluruh Jalur Gaza.
Lebih dari 15.000 warga Palestina tewas, sekitar dua pertiga dari mereka adalah perempuan dan anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas.
Perang tersebut telah merenggut nyawa lebih dari 1.200 warga Israel, sebagian besar warga sipil yang tewas oleh Hamas dalam serangan awal dan oleh pasukan Israel sendiri saat festival musik dekat perbatasan Gaza dan saat pengeboman berbagai Kibbutz atau pemukiman dimana anggota Hamas dan warga Israel ada di dalamnya.
Hamas dan kelompok militan lainnya menangkap sekitar 240 orang selama invasi ke selatan Israel yang memicu perang. Lima puluh delapan telah dibebaskan, satu dibebaskan oleh pasukan Israel dan dua ditemukan tewas di dalam Gaza.
Tekanan dari keluarga sandera mempertajam dilema yang dihadapi para pemimpin Israel, yang berusaha menghilangkan Hamas sebagai kekuatan militer dan pemerintahan sambil mengembalikan semua tawanan.
Israel mengatakan gencatan senjata dapat diperpanjang satu hari ekstra untuk setiap tambahan 10 sandera yang dibebaskan, tetapi bersumpah untuk segera melanjutkan serangannya setelah berakhir.
Trump Sesumbar Akhiri Perang Gaza dalam Dua Pekan di Tengah Serangan Israel yang Terus Meningkat |
![]() |
---|
Kehancuran Rumah Sakit Nasser Gaza usai Serangan Ganda Israel, 22 Orang Tewas Termasuk 5 Jurnalis |
![]() |
---|
Trump Siapkan Rencana Gaza Pasca-perang, Warga Palestina Khawatir Jadi Korban Relokasi Paksa |
![]() |
---|
Enam Orang Tewas dan Puluhan Terluka Akibat Serangan Israel ke Ibu Kota Yaman, Houthi Janji Balas |
![]() |
---|
Israel Serang Ibu Kota Yaman dengan Bom Cluster, Menargetkan Infrastruktur Sipil |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.