Jurnalisme Warga

Pengabdian Tanpa Batas di Rumah Sakit Jiwa

Kunci wawancara adalah kemampuan berkomunikasi, di mana momen pertama paling penting. Usahakan pembukaan jangan sampai salah karena tiga menit pertama

Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS.COM
Dr Hj Siti Rahmah SH MKn dilantik sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dekan Fakultas Hukum Universitas Abulyatama, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. 

Dr. SITI RAHMAH, S.H., M.Kn., penulis dan pendiri komunitas literasi Akademi Warung Penulis, melaporkan dari Banda Aceh

Senin lalu saya kembali menjadi pemateri dalam program “Teumuleh Jeut Bagah Puleh di Rumoh Rehabilitasi Rumoh Harapan Atjeh”. Kegiatan ini rutin setiap minggu yang diisi oleh Tim Akademi Warung Penulis.

Tahun ini merupakan tahun ketiga kami menjalankan program menulis di Rumoh Rehab Harapan Atjeh, Rumah Sakit Jiwa Aceh. Kali ini saya menyajikan materi tentang “Teknik Wawancara untuk Penulisan Buku dan Karya Jurnalistik”.

Workshop  ini dipandu oleh Nirwan MPd. Hari ini terasa beda, karena pembantu Rektor I Bidang Akademik Universitas Abulyatama, Dr Tuti Marjan Fuadi MPd membersamai kami. Saya juga mengikutsertakan mahasiswa yang sedang magang di kantor saya. Mereka  dari Universitas Muhammadiyah (Unmuha) Aceh.

Materi kali ini berfungsi sebagai alat untuk mendapatkan informasi, cek dan ricek, klarifikasi bagi wartawan dan penulis yang sifatnya wajib dikuasai.

Teknik wawancara ada beberapa macam, di antaranya bisa dilakukan dengan cara janji, bertemu di sebuah tempat untuk melakukan wawancara.

Kemudian, ada teknik tanpa janji. Kita tetap bisa memberikan pertanyaan lewat surat yang dimasukkan ke dalam amplop, lalu dikirim via pos atau lebih mudah lagi bisa melalui WA atau e-mail.

Jika jaraknya jauh bisa melalui video conference (konferensi video). Ini dilakukan bila narasumbernya jauh atau tidak ingin ditemui secara langsung. Teknik ini sering dilakukan di kota-kota besar, misalnya untuk  menghindari macet, karena jarak tempuh yang jauh.

Wawancara juga dapat dilakukan melaui intercom, alat komunikasi dua arah yang digunakan di dalam bangunan tinggi, biasanya apartemen, atau di antara ruangan yang berdekatan. Intercom ini kerap digunakan di perkantoran, rumah sakit, hotel, dan sebagainya.

Terakhir adalah konferensi pers. Konferensi pers biasanya diadakan oleh seseorang atau  organisasi dengan mengundang para wartawan untuk hadir dan yang bersangkutan memberikan penjelasan terkait kasus, hasil penelitian, keputusan politik, dan sebagainya. Nah, saat konferensi pers ada sesi tanya jawab, diberi kesempatan kepada wartawan bertanya kepada narasumber.

Saya jelaskan juga jenis-jenis wawancara, seperti interogasi, talkshow, reality show, dan podcast. Untuk itu, semua kita juga harus memperhatikan beberapa hal saat wawancara, yaitu tidak membocorkan off the record ke orang lain. Ada 11 pasal Kode Etik Jurnalistik (KEJ).  

Pasal 1, Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beriktikad buruk.

Pasal 2, Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

Pasal 3, Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.

Pasal 4, Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved