Rohingya Kembali Mendarat di Aceh Timur

Usai Dapat Penolakan Warga, 50 Pengungsi Rohingya di ISC Aceh Timur Akan Pindahkan ke Lhokseumawe

"Mereka akan dipindahkan hari ini, tapi ini kita tunggu UNHCR dulu begitu mereka sampai akan kita pindahkan ke Lhokseumawe,"

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Agus Ramadhan
SERAMBINEWS.COM/MAULIDI ALFATA
Pengungsi Rohingya di lapangan Futsal gedung ISC, Aceh Timur, Jumat (15/12/2023). 

Setelah mendarat di TPI Idi Cut, Gampong Seneubok Baroh, Kecamatan Darul Aman, warga setempat juga menolak untuk menerima Imigran Rohingya.

Warga bahkan menetapkan batas waktu sampai sore hari untuk pemindahan imigran tersebut dari Gampong mereka.

Diketahui, pengungsi Rohingya yang mendarat tersebut berjumlah 50 orang, keseluruhannya laki-laki.

Namun tidak ditemukan kapal yang mengangkut mereka di sekitar lokasi perairan.

Dalam daftar nama yang diterima Serambinews.com, usia termuda dalam kelompok tersebut adalah Md Joynal Uddin, berasal dari Myanmar dengan usia 15 tahun.

Sementara usia tertua adalah Md Solaiman (50 tahun) dari Myanmar.

Mayoritas dari mereka yang medarat adalah asal Myanmar dan ada juga dari Bangladesh.

Di antara mereka, beberapa orang berasal dari Myanmar, seperti Zafa (17), Md Arman Hosen (16), Ratiq (17), Md Joynal Uddin (15), Jamal (21), Yelnos (25), Salim (19), dan Al Aminer (22).

Sementara itu, Ebiha Azad (25), Alamgirtarid (18), Yunus (32), Nurul Hiam Zoni (27), Md Jobir (16), Saiful Islam (19), Khalid (22), Sakad (21), Yasir (15), Omr Faruk (27), Noyan Kabir (18), dan Abulhusen (26) juga menjadi bagian dari kelompok tersebut.

Lainnya termasuk Rezakrim (25), Raqi Almz (27), Muhammad Miyas (42), Md Ayub (25), Haizul Amin (17), Faisal (17), Md Zakat (22), Md Arman Husein (16), Md Mamun (24), Md Juned (24), Md Khachen (30), Md Sagori (23), Md Solaiman (55), dan Md Burhan (50).

Md Khofi (17), Md Abdul Alam (35), Md Saddam (26), Md Sayed Mia (22), Joy Sorma (40), Kholid Alam (40), Md Solayman (30), Muhammad Amin (32), Md Romis Ahmad (42), dan Md Amin (46) yang juga merupakan bagian dari komunitas tersebut.

Bukan hanya dari Myanmar, beberapa orang lainnya berasal dari Bangladesh, seperti Md Abdul Karim (27), Md Kaysar (28), Md Jalaluddin (23), Md Abdul Rahman (23), dan Md Kamal (18). (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved