Breaking News

Rohingya

Rincian Anggaran yang Diperlukan untuk Tangani Pengungsi Rohingya di Aceh, Jatah Makan Rp46,2 Miliar

Sekitar 700 pengungsi Rohingya saat ini masih terluntang-lantung di sejumlah titik karena ketiadaan lokasi penampungan sementara.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/HENDRI
Sejumlah imigran etnis Rohingya di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Senin (11/12/2023). 

Total Biaya: USD 477.200 atau Rp 7,3 Miliar

Eksistensi Damai dengan komunitas

Meliputi keterlibatan komunitas untuk kohesi sosial, mengatasi kebutuhan di komunitas.

Total Biaya: USD 244.100 atau Rp 3,7 Miliar

Perawatan Pasca Darurat dan Berkelanjutan

Akomodasi, Intervensi Berbasis Uang Tunai (CBI), dan asuransi kesehatan.

Total Biaya: USD 741.000 atau Rp 11,4 Miliar.

TOTAL KESELURUHAN – USD 5.397.100 atau setara dengan Rp 83.697.147.380.

 

Jatah Makan Pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar Naik Jadi Rp 155 Ribu per Orang Mulai Tahun 2024

Program Pangan Dunia PBB (WFP) akan meningkatkan jatah makanan untuk setiap pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Bangladesh pada tahun depan.

WFP akan menaikan jatah makan setiap orang pengungsi Bangladesh dari USD 8 (Rp 124 ribu – kurs Rp 15.520) menjadi USD 10 (Rp 155 ribu) mulai bulan Januari 2024.

Hal itu diungkapkan Direktur WFP di Bangladesh, Dom Scalpelli yang dikutip dari kantor berita Dhaka Tribune, Jumat (15/12/2023).

“Dengan pendanaan yang diterima sejauh ini, kami akan dapat meningkatkan hak pangan dari USD 8 menjadi USD 10, mulai Januari 2024,” ujarnya.

Pihaknya mengaku senang mendengar kabar kenaikan jatah makan untuk para pengungsi Rohingya ini.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved