Kajian Islam
Bacaan Doa Mandi Wajib Pria, Jangan Baca Niat di Kamar Mandi Ada WC-nya, Begini Penjelasan UAS
Ustadz Abdul Somad (UAS) memperingatkan larangan untuk melafazkan niat atau doa mandi wajib di dalam kamar mandi yang ada WC-nya.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Bacaan Doa Mandi Wajib Pria, Jangan Baca Niat di Kamar Mandi Ada WC-nya, Begini Penjelasan UAS
SERAMBINEWS.COM – Penceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) memperingatkan larangan untuk melafazkan niat atau doa mandi wajib di dalam kamar mandi yang ada WC-nya.
Hal itu sebagaimana dalam hadis riwayat Muslim:
مَرَّ رَجُلٌ بالنبي صلى الله عليه وسلم وهو يبول فَسَلَّمَ عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْه
Artinya: "Seseorang melewati Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang sedang buang hajat, lalu dia mengucapkan salam kepadanya, namun beliau tidak menjawab salamnya." (HR. Muslim, no. 370).
Setiap pria pasti pernah mengalami saat dimana dirinya berada dalam fase hadas besar atau berjunub.
Beberapa penyebab seorang pria dalam keadaan junub adalah karena melakukan hubungan suami istri, mimpi basah atau sebab lainnya hingga dia mengeluarkan air mani.
Satu-satunya cara yang bisa dilakukan ialah dengan melaksanakan mandi wajib atau mandi junub.
Baca juga: Umat Muslim Wajib Tahu, Ini Penjelasan Lengkap UAS dan Buya Yahya soal Mandi Wajib Bagi Pria
Berikut bacaan doa mandi wajib pria atau mandi junub sebagai berikut:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala
Artinya: “Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah ta’aala.”
Lantas bagaimana niat mandi wajib jika di kamar mandi terdapat wc?
Perihal ini telah dijelaskan oleh Ustadz Abdul Somad atau UAS dalam kajiannya.
Dalam penjelasannya, UAS mengatakan bahwa dilarang menyebut nama Allah atau melafazkan niat mandi wajib di dalam kamar mandi yang terdapat WC-nya.
mandi wajib
mandi junub
niat mandi wajib
niat mandi junub
doa mandi wajib
Ustadz Abdul Somad
UAS
Kajian Islam
Serambi Indonesia
Serambinews
TribunEverGreen
| Suami Berutang kepada Istri yang Meninggal, Apakah Otomatis Lunas? Buya Yahya Beri Penjelasan |
|
|---|
| Dapat Daging Kurban Banyak saat Idul Adha, Bolehkah Dijual? Buya Yahya Beri Penjelasan |
|
|---|
| Bolehkah Pasutri Berhubungan di Hari Tasyrik? Buya Yahya Tegaskan Hukumnya, Banyak yang Salah Paham |
|
|---|
| Hari Tasyrik 2026 Ramai Dicari di Google, Buya Yahya Jelaskan Kenapa Umat Islam Dilarang Puasa |
|
|---|
| Apa Keutamaan di Balik Puasa Arafah? Buya Yahya Ungkap Pahala Besar bagi yang Belum Bisa Wukuf |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/uas-di-dayah-abu-krueng-kalee.jpg)