Ngopi di Warkop, Mahasiswa asal Simeulue Dibacok Remaja Hendak Tawuran di Banda Aceh
Sedang enak-enak ngopi di warkop, Fahkrus Walidan (23) mahasiswa asal Simeulue dibacok sejumlah remaja yang hendak tawuran di Banda Aceh.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM - Sedang enak-enak ngopi di warkop, Fahkrus Walidan (23) mahasiswa asal Simeulue dibacok sejumlah remaja yang hendak tawuran.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kapolsek Syiah Kuala Iptu Cut Laila Surya menjelaskan, awalnya sejumlah remaja hendak tawuran di Jalan Teuku Nyak Arif, tepatnya di depan Perpustakaan Wilayah (Puswil) Aceh, Banda Aceh.
Aksi tersebut kemudian memakan korban, personel Polsek Syiah Kuala mengamankan para pelaku pada Minggu (21/1/2024) dini hari.
Mereka yang diamankan yakni NZR (20) warga Sabang, ZZM (18) dan KK (19) warga Aceh Besar, kini mereka telah diserahkan ke Satreskrim Polresta Banda Aceh.
“Benar, kami telah mengamankan tiga pelaku yang akan melakukan tawuran dan sudah diserahkan ke Satreskrim Polresta Banda Aceh,” kata Iptu Surya.
“Barang bukti yang disita berupa sebilah gergaji yang telah dimodifikasi berbentuk parang bergerigi,” sambungnya.
Baca juga: Hendak Tawuran Depan Puswil Banda Aceh, Pelaku Bacok Pengendara dan Orang di Warkop Pakai Sajam
Kapolsek Syiah Kuala itu menjelaskan, rencana awalnya para remaja ini bakal tawuran di depan Puswil Aceh.
Sambil mengendarai sepeda motor, salah satu kelompok ini melihat ada warga yang melintas.
Para pelaku kemudian berbalik arah sambil mengayunkan senjata tajam ke badan M Zulmi (29) warga Lamduro, Aceh Besar.
Korban seketika berusaha melarikan diri ke Warkop Benk Kupi di Gampong Lamgugob.
“Namun ia di situ dianiaya oleh para pelaku sehingga korban mengalami luka sayat di jari sebelah kanan," jelas Iptu Surya.
Padahal korban yakni M Zulmi merupakan pekerja bengkel asal gampong Lamduro, Aceh Besar yang baru selesai bekerja.
Baca juga: Ini Barang Bukti yang Disita dari Pelaku Hendak Tawuran di Banda Aceh
Baca juga: Terlibat Tawuran dan Menyerang Pengunjung Warkop, Tujuh Remaja Diamankan
Mahasiswa asal Simeulue Dibacok
Tak selesai di situ, para pelaku pun melakukan penganiayaan terhadap Fahkrus Walidan (23) Mahasiswa UIN Ar Raniry asal Simeulue, yang sedang menikmati kopi.
Korban mengalami luka di bagian kepala, pergelangan kiri dan punggung belakang sebelah kiri.
Sebanyak sebanyak empat pelaku lainnya pun berhasil diamankan oleh personel Polda Aceh yang sedang berada di warung tersebut.
Mereka adalah LH (19) warga Geundrieng, MRF (18) warga Pasheu Beutong, AND (16) warga Ajuen Jeumpet dan MAR (31) warga Mata Ie, semuanya merupakan warga Aceh Besar.
"Mereka ditangkap karena telah melakukan penganiayaan dengan cara mengayunkan parang ke arah warga yang sedang melintasi jalan dan warga yang berada di Warkop Benk Kupi, Gampong Lamgugob,” jelas Iptu Surya.
“Para korban mengalami luka di bagian kepala, lengan, telapak tangan dan punggung belakang sebelah kiri, " tambahnya.
Saat melakukan pembacokan, para pelaku menggunakan helm dan masker serta membawa senjata tajam.
Pasca kejadian tersebut, warga didampingi Personel Polsek Syiah Kuala membawa korban ke Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala (RSP USK) dan selanjutnya dirujuk ke RSUZA Banda Aceh.
“Kini, total ketujuh pelaku diamankan di Satreskrim Polresta Banda Aceh,” pungkasnya.
(Serambinews.com/Sara Masroni)
BACA BERITA SERAMBI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.