Perang Gaza

Zionis Israel tak Henti Membantai di Jalur Gaza, 10 Warga Palestina Tewas dalam Semalam

Media Palestina melaporkan bahwa penembakan Israel menargetkan sebuah rumah yang menampung para pengungsi di daerah Khirbet al-Adas di utara Rafah, ya

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Al Jazeera
Orang yang terluka (tidak) bisa mendapatkan perawatan medis yang mereka butuhkan hanya karena banyak rumah sakit tidak berfungsi, tidak ada staf khusu 

SERAMBINEWS.COM - Di Gaza, 10 warga Palestina tewas dalam semalam ketika pasukan pendudukan Israel melakukan serangan di Deir el-Balah dan lahan pertanian di pinggiran Rafah, seperti dilansir kantor berita Wafa.

Sebuah pemboman rumah di lingkungan Sheikh Radwan di Gaza utara dikatakan mengakibatkan terbunuhnya 7 warga Palestina dan luka-luka lainnya.

Menurut koresponden Al Mayadeen , tiga warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel di daerah al-Zawayda di Jalur Gaza tengah.

Selain itu, artileri pendudukan Israel menargetkan wilayah barat dan selatan Khan Younis di bagian selatan Jalur Gaza, menurut koresponden kami.

Pada saat yang sama, pesawat tempur Israel melakukan serangan udara di kamp al-Nuseirat di Jalur Gaza tengah, menyebabkan banyak orang terluka.

Baca juga: Hari Ke-135 Perang Gaza: AS Bersumpah Veto Resolusi Gencatan Senjata Baru DK PBB terkait Gaza

Artileri Israel, pesawat tempur menembaki Rafah, Deir al-Balah di Gaza

Artileri pendudukan Israel menembaki bagian timur kota Rafah di Jalur Gaza selatan pada Minggu dini hari, ketika kapal perang Israel melepaskan tembakan ke pantai kota tersebut.

Media Palestina melaporkan bahwa penembakan Israel menargetkan sebuah rumah yang menampung para pengungsi di daerah Khirbet al-Adas di utara Rafah, yang mengakibatkan enam warga Palestina tewas, termasuk dua anak-anak dan seorang wanita.

Selain itu, serangan udara Israel menargetkan sebuah rumah di Jalan Al-Azaiza di kota Deir al-Balah di Gaza tengah.

Sementara itu, beberapa orang yang terluka, termasuk seorang anak yang terluka, dipindahkan ke Rumah Sakit Al-Aqsa akibat serangan udara Israel di Deir al-Balah.

Baca juga: Arab Saudi Makin Murka ke Israel: Keamanan Timur Tengah Terwujud jika Negara Palestina Terbentuk

Selain itu, pesawat tempur pendudukan Israel mengebom rumah-rumah warga sipil di kamp pengungsi al-Nuseirat di Jalur Gaza tengah.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan di Gaza mengumumkan bahwa pasukan pendudukan Israel telah menahan sejumlah besar administrasi dan staf Kompleks Medis Nasser di Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian menggarisbawahi bahwa penangkapan staf medis merupakan kejahatan perang dan mengabaikan nyawa pasien dan korban luka yang sangat membutuhkan perawatan dan pengobatan segera.

Hal ini terjadi ketika pasukan pendudukan Israel terus mengepung Kompleks Medis Nasser di tengah pemadaman listrik dan generator berhenti beroperasi karena kehabisan bahan bakar, yang menyebabkan lima pasien meninggal dunia.

Pada hari ke-134 perang, Kementerian Kesehatan di Gaza mengumumkan bahwa jumlah warga Palestina yang terbunuh sejak awal agresi Israel di Jalur Gaza pada tanggal 7 Oktober telah meningkat menjadi 28.858 orang, ditambah 68.667 orang terluka.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved