Opini
Haji dan Isu Kesehatan Global: Sebuah Memori dan Catatan Petugas Haji
Catatan diatas mengingatkan kita sebagai petugas haji sudah semestinya mempunyai jiwa seperti jiwa Uwais Al-Qarni yang dianggap makhluk langit, dimana
Di tengah keheningan, Menag Lukman Hakim Saifuddin berpidato, konsolidasi ini penting agar semua hati yang hadir, baik para petugas maupun para pejabat negara menyatu dan kompak dalam tekad melayani tamu Allah.
Menag Lukman Hakim Saifuddin juga meminta kepada petugas untuk menjalankan formula 5-5-3, Apa itu formasi 5-5-3?
A. Fase Pra Wukuf
1. Antisipasi berhentinya layanan katering
2. Antisipasi berhentinya layanan bus shalawat
3. Perhatikan kesehatan jemaah
4. Sosialisasikan kondisi Armuzna agar jemaah siap mental
5. Intensifkan bimbingan manasik haji.
B. Fase Wukuf
1. Sweeping (sapu bersih) jemaah yang berada di Makkah agar seluruhnya diberangkatkan ke Arafah pada tanggal 8 Dhulhijjah
2. Pastikan semua jemaah berada di Arafah saat wukuf 9 Dhulhijjah termasuk yang di safari wukufkan
3. Antisipasi pergerakan jemaah dari Arafah ke Muzdalifah ketersediaan bus dan taraddudi
4. Fokus pada pergerakan jemaah dari Muzdalifah ke Mina
5. Monitoring pergerakan jemaah saat melontar jumrah, patuhi jam-jam melontar di Jamarat
C. Fase Pasca Wukuf
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dahrul-Fikri-73u3.jpg)