Bireuen Diprediksi akan Alami Kekeringan, Pemkab Lakukan Antisipasi Termasuk Bangun Sumur Bor

Dua bulan ke depan, Bireuen diprediksi akan mengalami kekeringan. Pemkab meminta dinas terkait untuk melakukan...

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Eddy Fitriadi
Dok Humas
Pj Bupati Bireuen Aulia Sofyan PhD. Bireuen Diprediksi akan Alami Kekeringan, Pemkab Lakukan Antisipasi Termasuk Bangun Sumur Bor. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dua bulan ke depan, Bireuen diprediksi akan mengalami kekeringan. Pemkab meminta dinas terkait untuk melakukan berbagai upaya antisipasi.

Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan PhD saat memimpin apel rutin, Senin (26/2/2024) yang diikuti para kepala dinas dan pegawai di halaman pendopo Bupati Bireuen.

Pj Bupati Bireuen dalam arahannya mengatakan, dua bulan ke depan Bireuen akan mengalami kekeringan dan mengharapkan dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas
Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Bireuen dan juga camat untuk melakukan upaya antisipasi.

"Ini tidak pernah sebelumnya, kondisi kali ini hanya Kabupaten Bireuen saja yang diprediksikan akan
mengalami kekeringan, saat ini juga harga beras tinggi," ungkap Aulia Sofyan.

Selain masalah antisipasi kekeringan, Pj Bupati Bireuen di hadapan para kepala dinas juga menyampaikan beberapa hal penting lainnya antara lain upaya peningkatan PAD menjadi atensi semua pihak.

Peran kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) sangat penting dalam hal pemasukan sumber PAD antara lain mulai  pajak reklame, pajak rumah makan, pajak kafe yang belum terserap, jadi masih ada potensi
luar biasa untuk menambah sumber PAD.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Bireuen, Mulyadi SE MM usai apel kepada Serambinews.com mengatakan, gambaran yang disampaikan Pj Bupati Bireuen menyangkut prediksi Bireuen akan mengalami kekeringan hendaknya menjadi informasi penting bagi masyarakat.

Dinas, katanya, akan turun ke lapangan menyampaikan berbagai informasi menyangkut kondisi dan juga meminta masyarakat yang memiliki sumur bor untuk mengaktifkan kembali sehingga saat air dibutuhkan untuk sawah tersedia walaupun terbatas.

Selain itu, dinas juga akan membangun sejumlah sumur bor di beberapa titik yang saat ini terus dilakukan
pemantauan tim.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved