Berita Banda Aceh
Operasional TransK Tunggu Pengesahan APBA 2024
Moda tansportasi massal, Trans Koetaradja (TransK) hingga saat ini belum beroperasi melayani warga.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Moda tansportasi massal, Trans Koetaradja (TransK) hingga saat ini belum beroperasi melayani warga.
Padahal angkutan umum sudah berhenti mengaspal sejak awal Januari 2024 lalu.
Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh mengatakan, pengoperasian Trans Koetaradja menunggu pengesahan APBA 2024.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, Teuku Faisal kepada Serambi kemarin menjelaskan, pada awal Januari lalu Trans Koetaradja berhenti beroperasi, untuk pengecekan kelaikan teknis kondisi bus secara rutin.
Serta dilakukan proses tender untuk mencari pihak operator untuk 2024.
Baca juga: Hari Ini TransK Tak Beroperasi Terkait Peningkatan Kompetensi Awak Bus
Namun saat ini, kata Teuku Faial, semua proses tersebut sudah selesai dilaksanakan.
Bahkan pemenang tender operator untuk pengoperasian TransK juga sudah keluar.
Namun, pihak operator belum bisa melaksanakan kegiatan mengeluarkan armada, karena belum menandatangani kontrak.
“Saat ini proses tender sudah selesai. Namun sesuai regulasi, kontrak baru bisa ditandatangani pada saat APBA sudah disahkan,” ujar T Faisal.
Menurutnya, begitu APBA 2024 disahkan, maka langsung dilakukan penandatanganan kontrak antara Pemerintah Aceh dengan pihak operator.
Lalu bus TransK pun sudah bisa melakuan kegiatan untuk melayani warga Banda Aceh dan Aceh Besar.
Baca juga: Data di Sirekap Untuk Aceh Utara Tidak Update, KIP Sudah Tuntas Rekap Suara di 24 Kecamatan
“Semua persiapan sudah kita lakukan tinggal menunggu pengesahan APBA saja,” tambah Kadishub Aceh.
Kehadiran bus Trans Koetaradja ini sangat diharapkan oleh warga Banda Aceh, Aceh Besar maupun tamu yang berkunjung ke ibukota provinsi ini.
Bus ini kerap dimanfaatkan oleh mahasiswa, pekerja, hingga wisatawan, karena rutenya menghubungkan semua tempat strategis, mulai bandara, pelabuhan, kampus, pasar, perkantoran, hingga objek wisata.
| Tim Riset MORA Lakukan FGD Implementasi Kekayaan Intelektual Lokal di Gayo |
|
|---|
| 16 Tim Bersaing di BSN Championship 2026, Perebutkan Hadiah Rp175 Juta, Mulai Besok di Banda Aceh |
|
|---|
| PT GLEH Launching Insinerator Limbah B3 Medis, Proyeksi Raup PAD Rp 70 Miliar Per Tahun |
|
|---|
| BPOM Aceh dan Polda Perkuat Pengawasan Program MBG |
|
|---|
| Kajati Aceh Lantik Aspidum dan Tiga Kajari, Tekankan Penanganan Korupsi hingga Restorative Justice |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bustranskt.jpg)