Hati-hati Dengar Musik Pakai Headset, Wanita Ini Derita Gangguan Pendengaran Permanen
Hati-hati dengan kebiasaan mendengarkan musik pakai headphone atau headset tiap malam, wanita ini menderita gangguan pendengaran permanen.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM - Hati-hati dengan kebiasaan mendengarkan musik pakai headphone atau headset tiap malam, wanita ini menderita gangguan pendengaran permanen akibat hal tersebut.
Dilansir dari Oddity Central, Senin (18/3/2024) seorang wanita muda asal China punya kebiasaan tidur setiap malam memutar musik menggunakan headphone selama dua tahun.
Kini dia pun harus memakai alat bantu dengar untuk mengimbangi gangguan pendengarannya.
Wang, seorang wanita muda dari Shandong, China yang bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan lokal, baru-baru ini pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan telinganya setelah menyadari bahwa ia memiliki masalah pendengaran.
Seringkali, ketika atasannya berbisik kepadanya selama rapat, dia kesulitan memahami kata-katanya dan dia khawatir hal ini akan menimbulkan masalah di tempat kerja.
Pemeriksaan menyeluruh mengungkapkan bahwa wanita tersebut menderita kerusakan pendengaran saraf permanen di telinga kirinya.
Kondisi itu menyebabkannya kesulitan mendengarkan sang atasan.
Ketika ditanya apakah dia menderita trauma atau apakah telinganya terkena suara keras dalam jangka waktu yang lama, Wang menjawab bahwa satu-satunya hal yang terpikir olehnya adalah mendengarkan musik melalui headphone setiap malam.
"Saat saya masih kuliah, saya suka tertidur sambil mendengarkan musik. Begitu saya mulai mendengarkannya, saya akan tidur dengan headphone menyala sepanjang malam," ungkap Wang.
"Ini sudah menjadi kebiasaan, dan saya sudah melakukan ini selama sekitar dua tahun," sambungnya.
Baca juga: Human Rights Watch Serukan Dunia Beri Sanksi dan Embargo Senjata terhadap Israel
Baca juga: Aturan Baru, CPNS 2024 Bisa Pakai Hasil SKD Tahun Sebelumnya, Begini Penjelasannya
Sementara Direktur Departemen THT di rumah sakit, Li Tao mengatakan kepada surat kabar Tiongkok The Paper bahwa gangguan pendengaran Wang kemungkinan besar disebabkan oleh musik yang dia dengarkan setiap malam.
Meski volumenya tidak berlebihan, namun telinga terkena kebisingan dalam jangka waktu lama dan akhirnya menyebabkan kerusakan pendengaran permanen.
Beruntung bagi Wang, hanya telinga kirinya yang terkena dampak kebisingan terus-menerus, dan kerusakannya cukup ringan sehingga hilangnya fungsi pendengaran dapat dikompensasi dengan alat bantu dengar.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.