Ramadhan 2024

Jangan Putus Asa! Wanita Haid Juga Bisa dapat Malam Lailatul Qadar, Buya Yahya Ungkap Caranya

Menurut Buya, orang-orang yang mendapat lailatul qadar bukan hanya orang yang suci saja, tetapi wanita haid juga berpeluang mendapatkannya.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
SERAMBI/SYAMSUL AZMAN
Ustaz Yahya Zainul Ma'arif Jamzuri Lc MA PhD atau yang lebih dikenal Buya Yahya saat menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek (HKL), Banda Aceh, Jumat (16/12/2022). 

"Sebab yang diseru bukan yang shalat saja di sepertiga malam, tapi mana yang menyebut namanku? mana yang memohon ampun? mana yang minta kepadaKu dikasih, biarpun dia dalam keadaan haid," pungkas Buya Yahya.

Ciri Orang yang Mendapat Lailatul Qadar

Pada bulan Ramadhan, ada satu malam yang paling dinanti-nanti oleh umat Muslim, adapun malam tersebut adalah malam Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar adalah malam istimewa yang biasanya jatuh setelah pertengahan Ramadhan.

Mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah keinginan kita semua.

Baca juga: Ciri-ciri Orang yang Mendapatkan Malam Lailatul Qadar, Begini Penjelasan Buya Yahya

Sebab malam lailatul qadar merupakan malam seribu bulan yang penuh dengan pahala dan keutamaan.

Malam Lailatul Qadar disebut juga malam seribu bulan.

Tak ada yang mengetahui kapan malam Lailatul Qadar tiba.

Meski begitu, ada beberapa tanda-tanda malam Lailatul Qadar yang bisa dilihat.

Pendakwah Buya Yahya dalam sebuah ceramahnya mengungkap tanda atau ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar.

Buya Yahya menjelaskan, setidaknya ada beberapa tanda atau ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar, salah satunya tidak lagi memiliki sikap zalim kepada sesama manusia hingga semakin dekat dengan Allah SWT.

Dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV Selasa (26/3/2024), Buya mengatakan adapun tanda maupun ciri-ciri orang mendapatkan malam Lailatul Qadar meliputi :

1. Adanya perubahan pada diri seseorang

Perubahan-perubahan tersebut akan terlihat jelas setelah bulan Ramadhan usai.

"Disebutkan para ulama tandanya adalah, ada perubahan dalam diri Anda setelah Anda keluar dari bulan Ramadhan," kata Buya.

Misalkan di bulan sebelum Ramadhan kita suka bermaksiat, setidaknya setelah Ramadhan selesai, maksiat tersebut berkurang.

2. Ibadah meningkat

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved