Breaking News
Senin, 13 April 2026

Info Haji

Musim Haji Akan Tiba, Ini Tips Menghadapi Cuaca Panas di Arab Saudi, Salah Satunya Bawa Kanebo

Bahkan diprediksi suhu tertinggi pada siang hari di Arab Saudi pada puncak haji nanti mencapai 48-50 derajat celsius.

Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
FOTO HARAMAIN SHARIFAIN
Kondisi cuaca di Kota Suci Mekkah sebagaimana dikutip dari akun twitter Pelayan Dua Masjid Suci, Haramain Sharifain, Selasa (3/1/2022). Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi melaporkan cuaca buruk akan berlanjut hingga Jumat, 6 Januari 2023, berupa hujan lebat yang dapat disertai petir, hujan es, dan kabut. 

Bahkan diprediksi suhu tertinggi pada siang hari di Arab Saudi pada puncak haji nanti mencapai 48-50 derajat celsius.

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Para  jemaah haji  Indonesia diimbau mewaspadai kondisi panas ekstrem yang diperkirakan akan terjadi di Arab Saudi tahun ini.

Bahkan diprediksi suhu tertinggi pada siang hari di Arab Saudi pada puncak haji nanti mencapai 48-50 derajat celsius.

Suhu mencapai 50 derajat celcius tersebut tergolong ekstrem bagi warga Indonesia, sehingga para jemaah diimbau untuk membawa peralatan dan obat guna menghadapi kondisi itu.

Berikut sejumlah tips bagi jemaah haji Indonesia untuk mengantisipasi cuaca panas ekstrem selama beribadah di Tanah Suci.

Pertama, memperbanyak minum air putih. Para jemaah diimbau agar tidak menunggu haus untuk minum.

Pasalnya, cuaca panas yang diprediksi bakal terjadi di puncak musim haji ini bisa berdampak pada kesehatan jamaah apabila tidak diwaspadai dari awal dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Baca juga: Tergabung di Kloter 12, Ini Jadwal Keberangakatan Jamaah Haji Subulussalam & 5 Kota Lainnya

Kedua, membawa kanebo. Selama ini kanebo digunakan untuk mengelap dan membersihkan bagian yang basah saat mencuci mobil maupun sepeda motor.

Ternyata, ada fungsi lain kanebo yang membuat siapa pun mungkin tak akan menyangkanya, yakni menjadi penangkal suhu panas saat berada di Arab Saudi terutama pada waktu di Arafah Muzdalifah dan Mina atau Armuzna.

Kanebo ini dapat membantu mengurangangi suhu panas bagi jemaah haji dengan cara membasahi dengan air lalu ditempel di atas kepala.

Kanebo juga dapat membantu mendinginkan perangkat komunikasi seperti Handphone agar tidak panas.

Bukan itu saja, kanebo sekaligus berfungsi sebagai handuk terutama pada saat berada di asrama haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Sebab, di asrama haji hanya satu malam dan jika menggunakan handuk biasa akan basah saat dimasukkan di koper. Karenanya, kanebo dapat menjadi alternatif handuk.

Baca juga: Cek! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Jamaah Haji Asal Aceh Tahun 2024, Kloter 1 Terbang 29 Mei 2024

Ketiga, para jamah juga diimbau agar membawa alat pelindung diri (APD), yakni semprotan air tanpa diisi air.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved