Jumat, 1 Mei 2026

Info Haji

Musim Haji Akan Tiba, Ini Tips Menghadapi Cuaca Panas di Arab Saudi, Salah Satunya Bawa Kanebo

Bahkan diprediksi suhu tertinggi pada siang hari di Arab Saudi pada puncak haji nanti mencapai 48-50 derajat celsius.

Tayang:
Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
FOTO HARAMAIN SHARIFAIN
Kondisi cuaca di Kota Suci Mekkah sebagaimana dikutip dari akun twitter Pelayan Dua Masjid Suci, Haramain Sharifain, Selasa (3/1/2022). Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi melaporkan cuaca buruk akan berlanjut hingga Jumat, 6 Januari 2023, berupa hujan lebat yang dapat disertai petir, hujan es, dan kabut. 

Nantinya, semprotan ini diisi air saat berada di tanah suci untuk membantu mendinginkan wajah dan kepala saat cuaca panas.

Selanjutnya adalah kacamata hitam, kaca mata hitam ini berfungsi untuk melindungi mata para jamaah haji dari sinar UV yang tinggi.

Kemudian masker kain, yang berfungsi melindungi jamaah dari debu dan lainnya. Lalu topi atau payung lipat kecil.

Barang lain yang tak kalah pentingnya adalah sandal. Bagi jemaah haji, di Masjid Nabawi di Madinah atau di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, sandal bisa menjadi sarana “penyelamat” yang penting.

Jika sandal hilang, terbawa teman, atau tercecer entah ke mana, maka jemaah yang kehilangan itu bakal rentan kena masalah.

Baca juga: Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Arab Saudi 12 Mei 2024

Pasalnya, saat ini suhu udara siang hari di Madinah kisaran 46 derajat celsius bahkan lebih.  Suhu udara bakal terus naik.

Bahkan puncaknya akan berlangsung saat amalan haji di Arafah, Muzdalifah, Mina pada awal Juli 2024 nanti diperkirakan bisa capai 50 derajat celsius.

Nah, ketika berjalan di ruang terbuka di Madinah dan Mekkah saat tengah hari, siapa pun bakal tersengat terik matahari.

Terik itu juga memanaskan apa saja yang ada di permukaan tanah: aspal, beton, keramik, tegel, atau batu.

Jika tersengat panas seharian, semua benda itu juga bakal menularkan panas pada orang yang berjalan telanjang kaki, termasuk jamaah haji yang kehilangan sandal.

Semakin lama sentuhan, semakin besar kemungkinan tercipta luka di telapak kaki jamaah tanpa alas. Masalahnya , proses penyembuhan untuk luka membutuhkan waktu lama sehingga dapat mengganggu ibadah haji.

Hal lain adalah kantong pipis. Kantong urine perlu untuk dibawa sebagai antisipasi yang dapat membantu memudahkan urusan buang air kecil Anda saat melaksanakan ibadah haji.

Ini dapat dipakai saat perjalanan jauh dan keadaan darurat (jauh dari toilet atau toilet antre).

Tips lain adalah jamaah haji agar dapat mengatur waktu dalam beribadah. Sebisa mungkin jamaah agar waktu panas ini diantisipasi dengan menentukan kapan waktu yang paling nyaman untuk beribadah, sehingga tidak menimbulkan mudarat. (*)

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved