Kesehatan
Simak, Penderita Maag Ingin Puasa Syawal? Ini Tips Aman dan Tetap Terjaga
"Pertama, jangan sampai melewatkan waktu makan sahur dan berbuka ketika sudah sampai pada waktunya," ujarnya
"Pertama, jangan sampai melewatkan waktu makan sahur dan berbuka ketika sudah sampai pada waktunya," ujarnya
SERAMBINEWS.COM - Bulan Syawal menjadi waktu menunaikan puasa selama enam hari.
Nah, bagi anda menderita penyakit maag jangan khawatirkan jika ingin menunaikan puasa enam hari tersebut.
Maag dan pola makan saling terkait satu sama lain.
Hal ini menjadikan puasa ramadhan menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang memiliki sakit maag.
Kendati demikian, secara umum orang yang memiliki sakit maag tetap bisa berpuasa.
Namun mereka harus memperhatikan sejumlah hal berikut ini agar kondisinya tidak kumat saat puasa.
Kompas.tv pernah mengutip penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Universitas Gadjah Mada (UGM), dokter Isti Haryani, pada arsip berita tahun 2022.
Konteksnya, penjelasan tersebut diberikan terkait pelaksanaan Ibadah Puasa Ramadhan.
Dokter Isti membagikan tips berpuasa bagi penderita penyakit maag sejak sahur hingga berbuka agar penyakit lambung itu tak kambuh.
Melansir Kompas.tv, berikut ini uraiannya.
1. Sahur dan buka tepat waktu
Isti menyarankan agar penderita penyakit mag untuk tidak melewatkan waktu sahur dan segera berbuka puasa.
"Pertama, jangan sampai melewatkan waktu makan sahur dan berbuka ketika sudah sampai pada waktunya," ujarnya Melalui video edukasi Rumah Sakit Akademik UGM, Jumat (15/4/2022).
"Jadi usahakan berbuka puasa setepat waktu mungkin, supaya jangan sampai perut dalam kondisi kosong dalam waktu yang lama,” katanya.
Kondisi perut yang kosong sekitar 12 jam ketika berpuasa bisa membuat asam lambung bergejolak.
dr. Isti menuturkan, hal ini dapat memengaruhi lambung dan area sekitarnya.
Ini yang menyebabkan penderita penyakit lambung umumnya merasa tidak nyaman di bagian perut.
Mereka mungkin mengeluhkan perut yang terasa penuh, terasa perih, atau merasa mual dan muntah.
2. Makan tenang, sesuaikan porsi
Dokter Isti menyarankan agar penderita mag makan dengan tenang atau tidak terburu-buru.
Selain itu, ia juga menyarankan agar porsi makan diatur sesuai kebutuhan.
Artinya porsi makan tidak boleh berlebihan atau pun terlalu sedikit.
3. Tidak rebahan setelah makan
Rebahan atau tidur setelah makan memang dikenal sebagai kebiasaan buruk.
Hal ini dapat menyebabkan asam lambung naik.
dr. Isti menjelaskan, tiduran setelah setelah makan bisa menyebabkan rasa nyeri atau tidak nyaman di perut.
4. Makanan dan minuman sehat
Nutrisi juga memainkan peran penting.
"Hindari makanan-makanan berminyak seperti gorengan, kemudian makanan yang terlalu asam atau pedas, misalnya sambal, dan juga jauhi minuman bersoda serta minuman yang mengandung kafein,” ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunhealth.com dengan judul Penderita Maag Ingin Puasa Syawal? Ini Tips Aman agar Kesehatan Tetap Terjaga,
| Jangan Remehkan Basa-basi, Penelitian Ungkap Obrolan Sederhana Baik untuk Kesehatan Mental |
|
|---|
| 6 Manfaat Daun Pegagan untuk Kulit: Bantu Sembuhkan Luka hingga Cegah Penuaan Dini |
|
|---|
| Dokter Ungkap Bahaya Main HP Usai Bangun Tidur untuk Kesehatan Jantung Bagi yang Berusia 50 Tahun |
|
|---|
| Ini Bahaya Obat Diabetes Dipakai untuk Diet Instan |
|
|---|
| Masuk Usia 50 Tahun? Ini 7 Tips Kardio Agar Jantung Tetap Sehat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/puasa-syawal.jpg)